Pemerintah Tingkatkan Infrastruktur di Sumatera

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Masalah infrastruktur yang menjadi titik lemah Pulau Sumatera secara bertahap dibenahi pemerintah.  Di Sumatera Barat, Riau, dan Jambi ada beberapa proyek infrastruktur jalan diresmikan pembanguannya pada hari ini (30/8) oleh Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung dan  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto. Salah satu proyek yang diresmikan adalah peningkatan kapasitas jalan Padang Bypass.

jalan tol sumatera

“Pembangunan jalan ini akan mendorong pengembangan kawasan pendukung Kota Padang dan sekitarnya serta akses dari dan ke Pelabuhan Teluk Bayur dan Bandara Minangkabau,” ujar Djoko saat melakukan groundbreaking di Padang.

Untuk membangun sejumlah proyek infrastruktur itu pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp4,7 triliun.  Anggaran tersebut  lebih besar dari alokasi tahun 2013 sebesar Rp2,3 triliun. Saat ini ruas Jl Padang Bypass hanya dua jalur (dua arah) yang dibangun sejak tahun 1993. Proyek 2014 yang disebut Padang Bypass Capacity Expansion Project itu akan dibangun sepanjang 27 km terdiri atas empat jalur dua arah dengan sembilan jembatan.

Pelaksana proyek adalah Kyeryong Construction Industrial Co. Ltd bekerja sama (joint operator) dengan PT Yala Persada Angkasa. Paket pembiayaannya menggunakan pinjaman luar negeri dari Bank EDCF Korea sebesar Rp358,2 miliar. Proyek jalan ini juga berfungsi sebagai jalur evakuasi untuk kondisi darurat seperti tsunami dan gempa bumi.

Proyek lain yang siap dikerjakan adalah pengamanan Pantai Pariaman dan Pantai Tiku masing-masing senilai Rp40 miliar dan Rp41 miliar. Lalu Intake dan jaringan pipa transmisi air baku tanah senilai Rp11,1 miliar, Jembatan Pasar Usang (105 m) senilai Rp26,1 miliar, Jembatan Rakit Gadang (181,6 m) senilai Rp16,2 miliar. Berikutnya Jembatan Pasir Ringgit (255,5 m) Rp36,2 miliar, ruas Jl Pematang Reba-Siberida-Batas Jambi (38 km) senilai Rp209,3 miliar, ruas Jl  Pekanbaru-Kandis-Duri-Dumai (49 km)  Rp299,8 miliar, Jl Lingkar Timur Kota Jambi (22,77 km) Rp118,6 miliar, dan beberapaa proyek pengairan di beberapa wilayah dengan nilai Rp151,3 miliar. Yudis

housing.estate.com