High School Roadshow untuk Sosialisasi MRT Jakarta

Big Banner

Sebagai bagian dari tanggung jawab korporasi dalam menyebarkan informasi tentang pembangunan MRT di Jakarta, PT MRT Jakarta telah dan akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah terutama ke SMA-SMA (High School Roadshow) yang berada di sepanjang koridor MRT .

“Sosialisasi ini tidak hanya merupakan tanggung jawab korporasi dalam membangun kesadaran publik namun juga menjadi bagian dari upaya meraih dukungan warga terhadap pembangunan MRT Jakarta. Dukungan ini sangat kami butuhkan demi kelancaran dan kesuksesan pembangunan MRT Jakarta,” ungkap Tribudi Rahardjo, Direktur Utama PT MRT Jakarta

Lebih lanjut, Head of Corporate Communications PT MRT Jakarta Manpalagupta Sitorus mengungkapkan bahwa siswa-siswi SMA menjadi sasaran kegiatan dengan beberapa pertimbangan, antara lain karena siswa-siswi SMA merupakan generasi yang kritis dan merupakan calon pengguna MRT Jakarta. Masukan-masukan dari mereka akan menjadi input yang bermanfaat bagi proses pembangunan MRT Jakarta.

“Selain itu kami melihat bahwa siswa-siswi SMA ini sudah cukup dewasa untuk dapat mencerna informasi-informasi yang akan disampaikan PT MRT Jakarta.  Terlebih lagi mereka adalah penyebar informasi dan tren yang cukup efektif. Diharapkan dengan menjangkau kaum muda ini, informasi dan pemahaman tentang MRT Jakarta dapat tersebar dengan baik” ungkap Gupta.

Kilas Balik Proyek MRT Jakarta

Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) yang berbasis rel  rencananya akan membentang kurang lebih ±110.3 km , yang terdiri dari Koridor Selatan – Utara (Koridor Lebak Bulus – Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih ±23.3 km dan Koridor Timur – Barat  sepanjang kurang lebih ±87 km.

  • Pembangunan Koridor Selatan-Utara dari Lebak Bulus – Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap:
    • Tahap I yang akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15.2 km dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016.
    • Tahap II akan melanjutkan jalur Selatan-Utara dari Bundaran HI ke Kampung Bandan yang akan mulai dibangun sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi pada 2018
  • Koridor Barat-Timur saat ini sedang dalam tahap pre-feasibility study. Koridor ini ditargetkan paling lambat beroperasi pada 2027

Foto: Indra Zaka Permana

ideaonline.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me