60 Pengembang Dilaporkan ke Kejaksaan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Di penghujung masa tugasnya, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz terus mendorong  para pengembang untuk melaksanakan amanat undang-undang terkait hunian berimbang 1:2:3. Pengembang wajib mematuhi komposisi setiap membangun 1 rumah mewah harus diikuti dengan 2 rumah menengah dan 3 rumah sederhana.

Namun aturan yang bertujuan positif ini tidak terlalu diindahkan pengembang. Sebagian besar pengembang enggan melaksanakannya. Karena itu  Menpera telah melaporkan pengembang yang masih mangkir dari kewajibannya ke kejaksaan. “Tadi saya sudah menghadap Kejaksaan Agung, saya laporkan 60 pengembang di wilayah Jabodetabek agar dilakukan pengusutan dan penindakan lebih jauh,” ujarnya saat konferensi pers di kantor Menpera, 16 Juni 2014.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz

Ditambahkan Djan, sektor hunian kita saat ini juga mundur dibandingkan zaman dulu ketika masyarakat sudah tinggal di rumah susun empat lantai yang dibangun Perumnas. Saat ini banyak pengembang malah membangun rumah tapak sehingga mengancam ketersediaan lahan untuk sektor non perumahan.

“Mestinya kita teruskan program rumah susun ini karena lahan yang digunakan bisa lebih optimal. Pengembang juga kurang dekat dengan rakyat, makanya harus didekatkan agar lebih memahami kebutuhan rakyat. Yang dibangun tidak usah tinggi-tinggi, dua atau tiga lantai juga sudah rumah susun,” lanjutnya.

Selain melaporkan ke kejaksaan, untuk menyelesaikan permasalahan hunian berimbang ini, Menpera juga akan menggandeng pihak kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Djan juga menyampaikan tentang ketentuan bebas PPN untuk perumahan bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan.

“Meskipun terlambat, ini artinya Kemenkeu juga pro rakyat. Hanya saja nilai pembebasan PPN-nya masih dirahasiakan oleh Menkeu, tapi untuk menetapkan harga rumah MBR ada di Kemenpera, jadi saya harap Kemenkeu bisa sama dengan kita,” tandasnya. Yudis

 

housing.estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me