Harga Semen Di Palembang Berangsur Normal

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Harga semen berbagai merek di Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang bergerak naik sejak dua bulan terakhir sebagai dampak kurang stabilnya perekonomian global dan terganggunya kegiatan produksi perusahaan semen lokal kini berangsur normal.

semen

Kenaikan harga semen yang pergerakannya cukup cepat dari Rp58.000 per zak hingga tembus pada posisi harga Rp70.000 per zak kini mulai bergerak turun mendekati posisi harga normal, kata Riko pedagang bahan bangunan di kawasan pertokoan depan pasar tradisional Sekip Ujung Palembang, Jumat.

Menurut dia, harga salah satu bahan bangunan itu mulai berangsur normal, karena semen produksi lokal dari PT Semen Baturaja yang sebelumnya sempat menghilang dari pasar karena terjadi penghentian kegiatan produksi pabrik inti atau bahan baku semen pada akhir Maret hingga pertengahan Mei 2014, kini mulai banyak diperdagangkan.

Mulai banyaknya pasokan semen lokal di toko-toko bangunan di kota ini, harga semen produksi perusahaan dari Padang, Jakarta dan beberapa daerah lainnya kini diperdagangkan dengan harga normal.

“Sekarang distributor semen produksi perusahaan dari luar Sumsel mulai menawarkan semen dengan harga normal karena jika tidak akan kalah bersaing dengan semen produksi lokal yang kualitasnya diyakni masyarakat setempat lebih baik.

Sekarang ini rata-rata pedagang bisa menjual semen dengan harga Rp60.000 per zak, dan jika pasokan semen lokal semakin banyak bukannya tidak mungkin bisa kembali turun pada posisi sebelumnya Rp58.000 per zak, katanya.

Sementara sebelumnya Kepala Humas PT Semen Baturaja Sahadi menjelaskan, pihaknya baru saja merampungkan pekerjaan perawatan rutin dan perbaikan beberapa komponen pabrik bahan baku “cement mill” di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu.

“Perawatan rutin dan perbaikan pabrik ‘cement mill’ sempat tertunda dari target yang ditetapkan sehingga mengakibatkan produksi semen tidak maksimal dan menimbulkan pengaruh pasokan semen di pasaran lokal,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pekerjaan perawatan dan perbaikan beberapa komponen pabrik bahan baku semen itu yang dilakukan pada akhir Maret 2014 seharusnya selesai pada April namun tertunda sekitar dua minggu dan pada pertengahan Mei ini baru bisa dioperasikan.

Dengan berhasil dirampungkannya perawatan rutin dan perbaikan pabrik tersebut, bahan baku utama untuk memproduksi semen sekarang ini mulai tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tiga pabrik pengolahan di Sumsel dan Lampung.

Stok bahan baku dua pabrik semen di Sumsel dan satu pabrik di Lampung diupayakan terus ditambah sehingga kegiatan produksi ketiga pabrik tersebut bisa lebih maksimal.

Kegiatan produksi pabrik semen tersebut perlu dilakukan secara maksimal karena permintaan masyarakat terhadap salah satu bahan bangunan itu sangat tinggi.

Dengan mulai normalnya seluruh kegiatan produksi pabrik semen yang dimiliki badan usaha milik negara berkantor pusat di Kota Palembang itu, pihaknya terus berupaya “membanjiri” pasar dengan produk PT Semen Baturaja.

Mulai banyaknya pasokan semen lokal tersebut, dapat meredam kenaikan harga semen berbagai merek di Kota Palembang dan beberapa kota Sumsel serta provinsi terdekat lainnya yang sebulan terakhir bergerak naik hingga Rp10.000 per zak, kata Sahadi. Ant.

housing.estate.com