Bogor Macet, Wali Kota Perbaiki Sistem Transportasi

Big Banner

BOGOR – Kota Bogor dinobatkan sebagai kota termacet nomor dua se Indonesia oleh Kementerian Perhubungan setelah Jakarta.

Penggunaan kendaraan pribadi yang tak terkendali serta pengelolaan parkir yang semrawut dianggap menjadi penyumbang terbesar kemacetan di Kota Hujan ini.

“Bila dibilang macet saya setuju, tapi saya tetap pertanyakan metedologi penilaiannya,” kata Apa komentar Wali Kota Bogor Bima Arya di Bogor.

Lanjutnya, untuk mengukur kemacetan tersebut ada parameternya dari luas wilayah dan panjang jaringan jalan. Ia menilai Kota Bogor tidak bisa dibandingkan dengan kota lainnya, karena volume kendaraan serta jaringan jalan di Kota Bogor tak seluas di kota besar.

Bima mengakui, dalam sepuluh tahun terakhir Kota Bogor mengalami penurunan laju kendaraan. Hal tersebut disebabkan makin bertambahnya jumlah volume kendaraan kendaraan yang datang dari luar Kota Bogor yang menjadi salah satu destinasi favorit warga. Namun demikian, Bima menjelaskan prioritas Kota Bogor dalam dua tahun ke depan adalah memperbaiki sistem transpotasi.

Seperti diketahui, berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan,Bogor menempati posisi kedua dari 10 kota termacet se Indonesia. Posisi pertama di duduki oleh Jakarra dengan volume per kapasitas atau VC ratio 0,85. Urutan ketiga disusul oleh Tangerang dengan VC ratio 0,82. Urutan ke-4 adalah Bekasi dengan VC ratio 0,83, sedangkan urutan kelima ialah Kota Depok dengan VC ratio 0,83.(mut)

(wdi)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me