Lippo Karawaci Siapkan 50 Hotel dengan Investasi US$350 juta

Big Banner

Direncanakan ada 50 pengembangan hotel Aryaduta dilakukan di wilayah Jabodetabek, Bali, berbagai kota utama di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

 

 

Bertepatan 40 tahun Aryaduta berkiprah sebagai pemimpin dunia perhotelan di Indonesia, Hospitality & Leisure Group PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), berencana menambah 50 hotel brand Aryaduta berkelas mewah, atas, dan menengah di seluruh Indonesia hingga tahun 2020.

 

Untuk pengembangan dan pembukaan hotel tersebut, Lippo siapkan dana investasi lebih dari US$ 350 juta.

 

“Selama 40 tahun hadir di Indonesia, Aryaduta telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan LPKR. Dengan itu, kami berencana akan menambah 50 hotel,” ungkap Rosmalia Hardman, Chief Marketing Officer, Hospitality & Leisure Group PT Lippo Karawaci, Tbk,.

 

Untuk pembiayaan, pihaknya menggunakan sumber dana yang berasal dari kombinasi arus kas internal perusahaan, ekuitas, dan sumber dana dari luar lainnya.

 

Rosmalia menjelaskan, pengembangan hotel tersebut dilakukan di wilayah Jabodetabek, Bali, berbagai kota utama di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

 

Pengembangannya menyesuaikan dengan kehadiran sejumlah pengembangan mal, rumah sakit, sekolah, dan kota mandiri yang dikembangkan oleh Lippo Group.

 

Tahun depan, lanjut Rosmalia, Aryaduta sendiri bakal membuka dua hotel upscale baru, yaitu Aryaduta Bali Kuta, dan Aryaduta Surabaya CITO.

 

“Untuk investasi yang ditanamkan setiap pengembangan hotel, kami siapkan dana investasi berkisar diangka US$ 25 juta,” tambah dia.

 

Dalam memenuhi permintaan pasar kelas menengah dari segmen dalam negeri, pihaknya juga bakal memperkenalkan brand baru. “Saat ini kami telah mengelola 1.700 kamar untuk 8 hotel di 3 pulau dan 7 tempat tujuan wisata di Indonesia,” urai Rosmalia.

 

 

Dedy Mulyadi
Foto : Istimewa

rumah123.com