Kalimantan Dikepung Pengembang Raksasa

Big Banner

Salah satu pengembangan proyek di Balikpapan milik Agung Podomoro Land

 

 

Pulau Kalimantan makin cantik dimata para pengembang raksasa. Tak heran, beberapa kota di Kalimantan mulai bermunculan kawasan hunian berskala kota mandiri.

 

Adapun PT Cowell Development Tbk mengembangkan Borneo Paradiso, Proyek seluas 150 hektar ini, awalnya perseroan akan mengembangkan lahan seluas 35 hektar. Rencananya akan dibangun empat cluster perumahan dan dua proyek komersial. Pengembangan proyek memiliki tiga tahapan.

 

Dari ketiga tahap itu, pihak pengembang akan membangun hunian sebanyak 3.500 unit rumah. Proyek itu diproyeksikan membutuhkan waktu hingga 10 tahun mendatang.

 

Tahap awal, Borneo Paradiso akan memasarkan Cluster Jimbaran sebanyak 318 unit hunian. Dengan total pengembangan sebanyak lebih dari 1.000 unit rumah.

 

Tak hanya tumbuh sebagai kompleks hunian, pihak developer juga akan menghadirkan berbagai fasilitas, seperti rumah sakit berskala internasional, supermarket, fun & culinary station, golf driving range, water park, masjid agung serta car shuttle untuk penghuni.

 

Tak hanya Cowell Development, pengembang raksasa satu ini juga bakal mengembangkan kota mandiri di Samarinda. Ya, pengembang itu adalah Ciputra Group. Rencananya Ciputra bakal mengembangkan CitraGrand Senyiur City Samarinda.

 

Proyek seluas 400 hektar ini merupakan megaproyek skala kota. Akan berdiri 6.000 unit hunian dan 12 distrik, dilengkapi area komersial dengan fitur pusat belanja, hotel dan apartemen.

 

Pihak pengembang juga akan membangun pusat bisnis berupa perkantoran, hotel, dan kantor gedung bertingkat. Seluruh pengembangan proyek ini menelan investasi awal senilai Rp 250 miliar, dan direncanakan tuntas dalam 15 tahun mendatang.

 

Jika proyek Borneo Paradiso ada di Balikpapan dan CitraGrand Senyiur City ada di Samarinda. Justru Agung Podomoro Land membidik pasar Balikpapan dengan Borneo Bay Residences, salah satu mahakarya dari PT Pandega Citra Niaga, unit usaha APL.

 

Proyek itu terletak di kawasan The Plaza Balikpapan, mal pertama di Kota Balikpapan. Pengembangan mencapai 44.600 m2. Pembangunan apartemen dan mal akan berdiri di area reklamasi seluas 37.100 m2.

 

Akan dibangun pula coastal road seluas 12.900 m2, jalur penghubung antara Bandara Internasional Sepinggan dan Pelabuhan Sema yang melintasi The Plaza Balikpapan. Selain memiliki fasilitas yang lengkap, di kawasan tersebut akan berdiri pula Hotel Pullman, hotel bintang 5 berskala internasional.

 

 

Dedy Mulyadi
Foto : Istimewa

rumah123.com