Sunter: Melejit Karena Kepungan Dua Kawasan

Big Banner

Salah satu kawasan komersial di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

 

 

Selain memiliki kawasan yang strategis, kawasan ini mendapat imbas dari dua kawasan yakni Kelapa Gading dan Kemayoran yang lebih dahulu berkembang. Ya, Sunter walaupun sering jadi langganan banjir. Sebab, di musim hujan, kawasan yang terletak di Jakarta Utara itu memang kerap disambangi banjir. Meski begitu, Sunter menyimpan keajaiban. Apa itu?

 

Menurut Henro Sukardi, Direktur Century 21 Dikara, meski sering disambangi banjir, Sunter diincar oleh banyak investor ataupun end user properti. “Tak mengherankan, karena di kawasan Sunter prestige di Jakarta Utara,” ungkapnya kepada Rumah123.com di Jakarta (14/4).  

 

Nah, karena diincar banyak pemburu properti, tak ayal, harga tanah di Sunter terus mengangkasa. “Dalam tiga tahun belakangan, harga tanah di Sunter naik setidaknya 30-persen tiap tahun. Kadang kenaikannya malah mencapai 40 persen,” tutur Henro.

 

Seperti kawasan lain, Sunter punya sejumlah lokasi favorit. Ini membuat harga tanah di Sunter sangat beragam. Saat ini harga tertinggi, Rp35 juta/m2 di Sunter Agung. Sementara, harga terendah yang  Rp15 juta/m2, bisa didapati di kaveling Sunter Karya.

 

Henro menjelaskan minat untuk bermukim di Kemayoran dan Kelapa Gading sangatlah tinggi, padahal harga tanah di sana sudah tinggi. “Jadi, buat sebagian orang yang tetap ingin bermukim di dua kawasan itu, Sunter menjadi alternatif utama,” tambahnya.   

 

 

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me