Bagaimana Kondisi Pasar Rumah Seken Pasca Banjir?

Big Banner

Meski banjir terjadi setiap tahun. Kenyataannya, tidak ada penurunan harga, yang terjadi justru harga jualnya terus menanjak.

 

Meski hujan masih mengguyur Jakarta dan merendam sebagian wilayahnya. Bagi pelaku bisnis tersebut, pasar properti seken masih menggeliat. Hanya saja, tingkat kenaikannya tidak seperti dua tahun lalu. Dimana, harga jual properti saat itu mampu meroket tajam.

 

Lalu, bagaimana kondisi pasar pasca banjir seperti di kawasan Kelapa Gading? Dari sudut pandang broker satu ini, bisnis tersebut masih memiliki celah dan potensial.

 

Menurut Vivi, Principal LJ Hooker Gading Boulevard, pasca banjir pasar properti seken di kawasan Kelapa Gading dan sekitarnya mengalami penurunan. Meski begitu, permintaan properti di Kelapa Gading masih tinggi.

 

“Meski banjir terjadi setiap tahun. Belum ada cerita, harga properti turun, yang terjadi justru harga jualnya terus menanjak,” ucap Vivi.

 

Vivi menjelaskan, biasanya calon konsumen yang hendak membeli properti di Kelapa Gading cukup teliti soal spesifik fisik bangunan hingga umur bangunannya. Memastikan bahwa, rumah tersebut harus tinggi dari muka jalan dan tidak banjir.

 

“Kawasan ini sudah terbentuk oleh fasilitas yang lengkap. Kelengkapan itulah yang membuat konsumen terasa nyaman tinggal di Kelapa Gading,” paparkannya.

 

Vivi mengatakan, harga tanah di luar kawasan Summarecon sudah menyentuh angka Rp14 juta permeternya. Begitu pula harga rumah ada di kawasan Kelapa Gading, terendah sudah diangka Rp2,2 miliar.

 

“Kami optimis, pasca banjir pasar properti di Kelapa Gading masih potensial untuk investasi masa depan, karena banjir itu sifatnya hanya sementara,” kupas Vivi.

 

Dedy Mulyadi
Foto : Dedy Mulyadi

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me