Yuk, Intip Sifat Pasar Properti (1)

Big Banner

Secara geografis, pasar properti terbagi dalam kelompok yang dibatasi oleh satuan wilayah dan masing-masing memiliki ciri-ciri spesifik.  

 

Pasar properti itu unik dan mempunyai karakteristik yang sangat berbeda dengan pasar saham, emas atau komoditi lainnya. Seperti yang dikutip dalam buku Sukses Berinvestasi Tanah, Rumah dan Properti Komersial: Aplikasi Metode Trade Up Property oleh Budi Santoso.  Nah berikut ini sifat pasar properti bagian pertama (31/10) yaitu:

 

1. Tidak Ada Pusat Pasar (No Central Market)

Berbeda dengan pasar saham, emas atau komoditi yang memiliki lantai perdagangan pusat (central), di mana pembeli dan penjual dapat saling bertemu dan bertransaksi, maka pasar properti tidak memilikinya. Kebanyakan produk properti diiklankan di surat kabar atau media massa lainnya, yang dapat dianggap sebagai bagian dari pasar.

 

Dengan kata lain, pasarnya merupakan istilah abstrak yang menggabungkan semua transaksi. Secara geografis, pasar properti terbagi dalam kelompok yang dibatasi oleh satuan wilayah di atas permukaan bumi dan masing-masing memiliki ciri-ciri spesifik atau yang disebut sebagai market disagregation. Misalnya, pasar properti di Jakarta tentu berbeda dengan di Bekasi; pasar di Jakarta Selatan berbeda di Jakarta Timur.

 

2. Informasi Tidak Efisien (Ineficiency Information)

Dalam suatu pasar sempurna, semua peserta (penjual dan pembeli) diasumsikan memiliki pengetahuan yang sama, dan karenanya akan bereaksi sama terhadap perubahan harga. Perbedaan dalam harga terjadi dengan cepat dan mudah. Artinya, pembeli dapat beralih ke bagian sub-pasar yang lebih murah, sementara penjual ke bagian sub-pasar yang lebih mahal.

 

Hal tersebut tentu tidak sepenuhnya berlaku dalam pasar properti. kurangnya informasi di suatu sub-pasar tertentu biasanya membuat pembelian dan penjualan seulit mencapai pasar yang sempurna.

 

Di sinilah perluanya peran agen properti (broker) untuk meningkatkan arus informasi pasar sehingga akan adapat mengurangi sifat ketidaksempurnaan pasar, serta mendorong terbentuknya pasar properti yang lebih efektif dan efisien.

 

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me