Bersaing, Apartemen Strata Title dan Sewa

Big Banner

Ilustrasi: Apartemen sewa mendapat saingan dengan apartemen strata title yang disewakan oleh para pembelinya karena harganya lebih murah. 

 

Apartemen sewa merupakan model investasi yang kurang menarik bagi pengembang. Karena model investasinya terlalu panjang. Hal itulah yang diungkapkan Ferry Salanto, Associate Director Research Colliers International Indonesia di Jakarta (8/10). 

 

Berdasarkan data Property Sector Overview 3Q 2013 tingkat harga pada apartemen sewa mencapai US$ 26,76 per meter persegi per bulan di kawasan CBD. Nah, pada periode tahun lalu mencapai US$ 23,69 per meter persegi per bulan. Artinya kenaikannya hanya 13 persen. 

 

Sementara tarif rata-rata apartemen sewa sekitar US$ 15,68 per meter persegi per bulan di kawasan non CBD. Tahun lalu tarifnya mencapai US$ 14,77 per meter persegi per bulan. Jadi kenaikan sekitar 6 persen.

 

Menariknya, tingkat harga sewa apartemen sewa tersebut agak sedikit naik. “Apartemen sewa mendapat saingan dengan apartemen strata title yang disewakan oleh para pembelinya. Apartemen strata title, harganya lebih murah dibandingkan dengan apartemen sewa,” ungkap Ferry.

 

Lalu dari tingkat accupancy rates di periode kuartal ke-3 2013 apartemen sewa mencapai 72,68 persen. Pada periode tahun lalu sekitar 79,53 persen. Dan apartemen non sewa mencapai sekitar 78,16 persen di periode kuartal ke-3 2013 dan periode tahun lalu.  

 

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me