Lippo Bangun Perkantoran Strata di Thamrin

Big Banner

Thamrin merupakan salah satu kawasan premium di kota Jakarta.

 

Kawasan Thamrin bak bunga yang memikat banyak kumbang. Berbekal lokasi yang high class, fasilitas lengkap dan aksesibilitas bagus, kawasan Thamrin disesaki proyek residensial ataupun bisnis.

Pun, berbagai proyek bergengsi  terus dikembangkan.  Infrastruktur di jantung kota Jakarta ini juga kian memikat. Lagipula, Thamrin memang dibangun sebagai kawasan bisnis ibukota.

Menurut Todd Lauchlan, Country Head Jones Lang LaSalle Indonesia, permintaan ruang perkantoran di kawasan Thamrin meningkat, tetapi saat ini belum ada suplai ruang kantor strata title. “Kawasan ini menjadi salah satu lokasi premier di Jakarta,” jelasnya dalam press conference Lippo Thamrin di Jakarta (29/8).

Kondisi kawasan Thamrin yang potensial itulah Lippo Group  mengembangan proyek perkantoran strata title Lippo Thamrin di kawasan ini. Rencananya menara perkantoran Lippo Thamrin dibangun diatas lahan seluas 3.500 meter persegi yang terdiri dari 88 unit dengan 22 lantai.

Dengan mengusung konsep terintegrasi, Lippo Thamrin dilengkapi dengan retail arcade yang memiliki fasilitas perbankan, coffee shop, restoran, daycare center, helipad, dan lain-lain. Diharapkan dengan kehadiran Lippo Thamrin akan menjadi ikon baru di wilayah Thamrin.

Proyek yang menalan investasi sekitar Rp1,25 triliun tersebut akan ditawarkan kepada para investor melalui skema strata title dan direncanakan beroperasi pada akhir 2016. Joe Christian, Chief Marketing Officer Lippo Thamrin mengungkapkan, perkantoran ini luasanya mulai dari 200 m2 hingga 400 m2. “Nantinya harga perdana Lippo Thamrin sekitar US$5000 per meter persegi dan menargetkan pembeli dari perusahaan dalam dan luar negeri,” ungkapnya.

Sementara itu Ivan Setiawan Budiono, Chief Executive Officer Lippo Homes menjelaskan soal area yang dijual di Lippo Thamrin. “Dari seluruh bangunan menara perkantoran ini, sekitar 85% merupakan area yang dijual kepada investor dan 15%-nya adalah sebagian kecil area yang disewakan oleh Lippo untuk memperoleh recurring income,” tandasnya.

Ternyata lahan di Lippo Thamrin itu telah dikuasai selama enam tahun oleh pihak Lippo Group. “Lahan tersebut kami simpan dahulu, dan saat ini adalah saat yang paling tepat untuk meluncurkan proyek ini,” kata Ivan.

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me