Batam Kian Kinclong

Big Banner

Ilustrasi: Batam, pasar potensial bagi sektor properti   

 

Sektor properti di kawasan yang termasuk provinsi Riau ini kian bersinar saja. Apalagi, geliat properti ini juga ditopang dengan bertambahnya kaum pendatang. Pertumbuhan properti yang hanya selemparan batu dengan Singapura tersebut seakan-akan kian tak terbendung.

 

Menurut Indra W. Antono, Vice President Corporate Marketing Agung Podomoro Land (APL), perkembangan kota Batam dalam 5 tahun terakhir cukup signifikan. “Di kawasan ini ribuan industri berkembang sehingga tidak hanya penduduk lokal, tetapi banyak juga orang asing, khususnya warga Singapura dan Malaysia, yang bekerja di Batam. Ini menjadi pasar potensial bagi pebisnis properti di kota yang hanya berjarak 30-45 menit ke Singapura,” jelasnya saat media gathering Orchard Park di Jakarta (29/8).

 

Lebih lanjut Indra mengungkapkan tingginya permintaan properti di Batam dipicu pasar yang semakin terbuka karea konsumen di Batam tidak hanya penduduk lokal, tetapi juga orang asing yang bekerja di Batam. “Selain hunian yang memiliki potensi yang besar ternyata ruko laris manis,” katanya.

 

Di Batam ada ribuan perusahaan asing di 5 kawasan. “Sekitar 60 persen perusahaan itu PMA dari Singapura. Jadi bisa dikatakan capital gain di Batam bisa naik secara signifikan. Seperti di Batam Center harga tanahnya bisa mencapai 100 persen per tahun. Meski bergairah, dukungan pemerintah terhadap peraturan tentang hak milik bagi orang asing untuk pasar properti di Batam,” ungkap Indra.  

 

Haryanto

Foto: Haryanto

rumah123.com