Tanah, Salah Satu Properti Populer di Indonesia

Big Banner

Tanah semakin langka, maka harga tanah akan menjadi lebih mahal

 

Kepemilikan tanah adalah jenis properti yang paling populer di Indonesia. Hal itu berdasarkan hasil survei Sentimen Pasar Properti yang dikeluarkan iProperty semester I-2013. Bahkan negara tetangga seperti Malaysia pun menyebutkan tanah yang paling populer.

 

Menurut Andy Roberts, General Manager Rumah123—The iProperty Group—tanah merupakan investasi yang menarik. “Dipastikan hampir setiap tahunnya tumbuh positif dan bahkan umumnya lebih besar daripada yield tingkat tabungan atau deposito di perbankan,” jelasnya dalam press conference Sentimen Pasar Properti yang dikeluarkan iProperty di Jakarta (21/8).

 

Lebih lanjut Andy menjelaskan bahwa rumah tapak menjadi jenis yang disukai oleh berbagai investor dan pembeli properti. “Selama ini rumah tapak memang terus menjadi favorit karena pembangunan dan kependudukan meningkat dengan cepat, dan tanah semakin langka dan mahal,” tandasnya.

 

Namun berbeda dengan Hong Kong dan Singapura justru kondominium pribadi merupakan yang paling popular disana. “Biaya untuk memiliki rumah tapak sangat tinggi sehingga kondominium menjadi pilihan favorit,” ungkap Andy.

 

Survei yang dilakukan iProperty Group melalui website di Malaysia (iProperty.com), Indonesia (Rumah123.com dan rumahdanproperti.com), Hong Kong (GoHome.com.hk) dan Singapura (iProperty.com.sg) itu yang menggunakan dilakukan lebih dari 30.000 responden dengan mayoritas usia 26 hingga 50 tahun. Responden survei sebagian besar terdiri dari eksekutif atau manajerial dan profesional dan didasarkan pada pendapatan tahunan mereka.

 

Temuan menarik lainnya dalam survei Sentimen Pasar Properti itu adalah faktor pertimbangan dalam membeli properti. Di Malaysia, Indonesia dan Hong Kong motivasi utama responden adalah untuk memiliki rumah sendiri. Sementara di Singapura justru untuk investasi jangka panjang.

 

Dan faktor lokasi merupakan alasan utama para responden di Malaysia, Indonesia dan Singapura. Namun di Hong Kong harga dan lokasi juga menjadi faktor kunci pertimbangan konsumen, menarik untuk dicatat bahwa lingkungan hidup juga telah menjadi pertimbangan utama responden.

 

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me