Bekasi: Kawasan Penopang Utama Jakarta

Big Banner

Grand Metropolitan, salah satu pusat belanja di kawasan Bekasi. 

 

Kawasan ini memang bisa dikatakan tidak jauh dari Jakarta. Saat meluncur ke kawasan tersebut langsung akan membayangkan lalu lintas nan cukup sesak. Itulah kalo kita menyebut kawasan Bekasi dan sekitarnya.

 

Namun di kawasan yang terletak di timur Jakarta itu, akses langsung ke Jakarta pun tidak terlalu banyak. Tapi, itu dulu. Kini, di kawasan yang berbatasan langsung dengan Jakarta Timur ini ada banyak perubahan. Bagai wanita berkulit putih, berparas cantik, dan berbadan montok yang digilai banyak pria, kawasan tersebut mulai banyak dilirik investor ataupun end user properti. Residensial dan komersial baru pun kian menjamur di sana.

 

Menurut Olivia Surodjo, Director & Corporate Secretary PT Metropolitan Land Tbk., Bekasi merupakan kawasan penopang Jakarta yang memiliki harga properti masih relatif tidak mahal. “Jaraknya pun tidak jauh dari Jakarta. Jadi Bekasi itu kawasan yang menjadi penunjang utama Kota Jakarta dibandingkan kawasan lainnya,” jelasnya kepada Rumah123 saat media gathering Metland di Bekasi (1/8).

 

Lebih lanjut Olivio mengungkapkan Bekasi pun berada di berada di tengah-tengah kawasan antara Jakarta dan kawasan Timur. “Jadi mereka yang bekerja di Karawang maupun Cikarang memilih kawasan Bekasi sebagai tempat tinggal maupun aktivitasnya,” ungkapnya.

 

Tak salah jika Metland menggarap Bekasi sebagai kawasan terpadunya atau biasanya disebut central business district (CBD). Di lokasi ini nantinya akan berdiri mal, gedung perkantoran dan apartemen kelas premium. Saat ini malnya yang dinamakan Grand Metropolitan tersebut telah dibuka sejak Juli 2013. Sementara untuk perkantoran dan apartemen progress pembangunannya sekitar 20-30 persen.

 

“Grand Metropolitan tingkat okupansinya sudah mencapai 92 persen. Okupansi itu yang sudah menandatangani dengan kami. Namun ada yang gerai yang belum buka saat ini,” kata Olivia. 

 

Sementara tarif sewa di Grand Metropolitan mulai dari US$ 20-40 per m2 per bulan. “Tarif sewa itu diluar service charge. Dan untuk anchor tenant pasti lebih murah,” tandas Olivia.

 

Direncanakan pusat belanja yang memiliki luas gross sekitar 125.000 m2 itu akan grand opening pada 13 Desember 2013. “Tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahun ke-20 Metropolitan Mal,” imbuh Olivia.

 

Sementara Nanda Widya Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk., mengemukakan bahwa Grand Metropolitan merupakan properti komersial Metland yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menengah atas yang tinggal di kawasan Bekasi dan sekitarnya. “Dengan beroperasinya Grand Metropolitan, perseroan di tahun-tahun mendatang akan memperoleh recurring income dari proyek ini,” katanya.

 

Haryanto
Foto: Dedy Mulyadi

rumah123.com