2014, Kebutuhan Rumah Capai 15 juta Unit

Big Banner

Diperkirakan kebutuhan rumah di 2014 mencapai 15 juta unit.

 

Di 2014, diperkirakan kebutuhan rumah untuk keluarga diperkirakan mencapai lebih dari 15 juta unit. Hal itu, diperlukan upaya untuk penyiapan program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang memadai agar kebutuhan  rumah tersebut bisa terpenuhi dengan baik.

 

Dalam keterangan rilisnya yang diterima Rumah123 (15/7), Agus Sumargiarto, Deputi Bidang Pengembangan Kawasan mengungkapkan, dengan laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang cukup tinggi sangat berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan rumah. “Jumlah penduduk Indonesia saat ini sangat besar dan laju pertumbuhan penduduk Indonesia pun sangat berpengaruh pada kebutuhan rumah. Hal itu akan memicu terjadinya peningkatan backlog penyediaan rumah bagi masyarakat dari berbagai kalangan termasuk mereka yang berpenghasilan rendah,” ujarnya saat Rapat Koordinasi Pembahasan Backlog Penyediaan Rumah antara Kemenpera dengan BKKBN  di Hotel Amos Cozy, Jakarta, Selasa (2/7).

 

Lebih lanjut ungkap Agus salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi tingginya backlog (akumulasi kebutuhan) perumahan dengan melaksanakan program keluarga berencana (KB). Program tersebut harus berjalan seiring dengan usaha yang dilaksanakan Kemenpera dalam rangka pembangunan perumahan dan kawasan permukiman.

 

“Backlog perumahan per tahun diperkirakan mencapai angka 800.000 unit rumah. Untuk mengantisipasi hal tersebut tentunya perlu adanya sinkronisasi program antar instansi sehingga masyarakat bisa menikmati berbagai program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Tahun depan diperkirakan jumlahnya bisa lebih dari15 juta unit rumah. Jadi perlu data yang pasti antara BKKN dan BPS mengenai jumlah kebutuhan rumah yang sebenarnya,” tandas Agus.

 

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me