Intiwhiz Selesaikan Konstruksi Whiz Hotel Balikpapan

Big Banner

Ilustrasi: Whiz Hotel Balikpapan dibangun diatas lahan seluas 12.000 meter persegi, dengan ketinggian 10 lantai dan 160 kamar.

 

PT Intiwhiz International, anak usaha PT Intiland Development Tbk menggelar topping off Whiz Hotel Balikpapan. Prosesi penutupan atap itu dilakukan oleh Moedjianto Soesilo Tjahjono, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Intiwhiz.

 

Moedjianto mengungkapkan, pengembangan jaringan hotel Intiwhiz di kota Balikpapan merupakan strategi bisnis untuk masuk ke kawasan Indonesia Timur, khususnya Kalimantan Timur. Dipilihnya Kota Balikpapan, karena merupakan magnet bagi investor dan sekaligus gerbang di Timur Indonesia.

 

Whiz Hotel Balikpapan sendiri berada di jalan Jendral Sudirman, jalan utama yang sangat strategis karena berada di jantung kota yang menjadi kawasan bisnis, serta dapat ditempuh dari bandara Internasional Sepinggan hanya sekitar 15 menit.

 

“Setelah tahap konstruksi, hotel ini akan mulai beroperasi pada triwulan keempat tahun ini. Kami yakin Whiz Hotel Balikpapan akan menjadi salah satu hotel favorit di Balikpapan, seiring pesatnya pekembangan kota ini,” kata Moedjianto.

 

Rencananya Whiz Hotel Balikpapan akan dibangun diatas lahan seluas 12.000 meter persegi, dengan ketinggian 10 lantai. Dengan satu lantai basement untuk area parkir. Hotel ini menyediakan 160 kamar yang terbagi menjadi dua tipe yakni Standart dan Deluxe.

 

Selain dilengkapi fasilitas parkir yang lapang, hotel ini menyediakan beberapa ruang pertemuan yang mampu menampung sekitar 80 orang. Hotel ini juga menyediakan fasilitas jaringan internet nirkabel serta restoran.

 

Menurut Moedjianto Kota Balikpapan merupakan salah satu daya tarik utama untuk pengembangan bisnis perhotelan. Tingkat persaingan di industri perhotelan cukup tinggi, diimbangi pertumbuhan pasar yang juga berkembang sangat pesat.

 

Perluasan dan renovasi kawasan bandara internasional Sepinggan juga menjadi tanda terjadinya peningkatan jumlah penumpang, yang tahun 2012 tercatat mencapai 6,6 juta orang.

 

“Pasca perluasan itu, bandara tersebut akan mampu menampung 10 juta penumpang tahun 2017 dan akan menjadi bandara terbesar setelah Soekarno Hatta dan Ngurah Rai Bali. Ini jumlah yang sangat potensial bagi industri perhotelan, termasuk bagi Intiwhiz,” kata Moedjianto.

 

Whiz Hotel Balikpapan akan menjadi hotel pertama bagi jaringan hotel Intiwhiz yang beroperasi di kawasan timur Indonesia. Selain hotel ini, Intiwhiz juga merencanakan untuk mengoperasikan tiga hotel tahun ini yakni Whiz Hotel Cikini, Jakarta Pusat, dan Grand Whiz Hotel Nusa Dua, Bali.

 

Dedy Mulyadi
Foto: Istimewa

rumah123.com