Gurihnya Peluang Ritel di Kawasan Hinterland

Big Banner

Pembangunan Cibinong City Mall oleh pengembang PT Puri Wahid Pratama (19/6).

 

Dengan adanya pemenyusul pemberlakuan moratorium (pembatasan) pembangunan mal atau pusat perbelanjaan di kawasan Ibu Kota Jakarta, para pengembang melebarkan sayap untuk mengembangkan pusat perbelanjaan di lingkup hinterland atau diluar Jakarta. Berdasarkan riset dari Coldwell Banker Commercial, hingga 2015 mendatang, tercatat pasokan ruang ritel yang akan masuk sebesar 395 ribu meter persegi (m2).

 

Dengan adanya pembatasan mal di Jakarta. Akan berpengaruh ke kawasan-kawasan diluar Jakarta seperti Bekasi, Bogor, Depok dan Tangerang. “Tangerang memiliki harga sewa tertinggi diantara kawasan-kawasan itu,” ungkap Ferry Salanto, Associate Director Research Colliers International Indonesia baru-baru ini. Harga sewa tertinggi itu terutama mal-mal baru middle up seperti di kawasan BSD City dan Alam Sutera.

 

Sebenarnya hal ini peluang bagi para pengembang kata Ferry karena bisa mengembangkan mal-mal baru yang middle up diluar Jakarta atau Jawa. “Jakarta sudah susah sekali mencari space. Terutama untuk anchor tenant,” kata Ferry.

 

Nah, ternyata pernyataan Ferry pun diamini oleh Patrick Siwemole, Managing Director Building Management Service Coldwell Banker Commercial. Menurutnya, pengembangan sektor ritel baik sewa maupun strata title kini berkembang pesat di kawasan penggiran kota Jakarta. “Penyerapan yang cukup tinggi dengan tingkat hunian mencapai 80 persen dan berkembangnya retailer-retailer di Indonesia menjadi potensi yang besar bagi pertumbuhan pusat belanja baru,” ungkapnya di saat press conference Cibinong City Mall di Cibinong (19/6).

 

Cibinong merupakan salah satu bukti berkembangnya pusat belanja di lingkup hinterland. Seperti yang dikembangkan oleh PT Puri Wahid Pratama dengan pengembangan Cibinong City Mall. Dengan luasan area sewa sekitar 100.000 per m2 itu, Cibinong City Mall akan beroperasi Oktober 2013 dan akan ada lebih dari 100 retailers yang bergabung.

 

Menariknya, pihak pengembang di area Cibinong City Mall pun akan membangun kompleks bisnis Cibinong Office Park. Semua proyek-proyek tersebut dalam satu kawasan superblok Cibinong Citycentre. Dipastikan superblok ini akan menjadi ikon kota satelit Cibinong.

 

Irfan Yudhyarto, GM Cibinong City Mall menyatakan selain mal dan perkantoran di superblok Cibinong Citycentre akan dilengkapi dengan hotel. “Kami akan dilengkapi dengan hotel bintang 4 serta apartemen. Kebutuhan Cibinong kedepan akan semakin tinggi traffic bagi para pelaku bisnis yang membutuhkan hotel dan tempat tinggal yang dekat dengan mal dan pusat bisnis,” ungkapnya.

 

Cibinong City Mall tidak hanya melengkapi dengan fasilitas bisnis dan hiburan namun memperhatikan kenyamanan pengunjung. Di area mal tersebut akan tersedia ruangan menyusui, mushola, akses khusus untuk penyandang disabilitas dan lahan parkir yang menampung 1000 mobil dan 1500 motor.

 

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com