Kendala Rumah Murah Itu Tanah Bukan Material

Big Banner

Sebenarnya kendala rumah murah adalah tanah bukan harga material bangunan.

 

Kenaikan akibat pengaruh harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat akan berdampak pada geliat bisnis properti di tahun ini. Sri Hartoyo, Deputi Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengungkapkan kenaikan harga BBM akan mendongkrak kenaikan harga bahan bangunan.

 

“Dengan kenaikan tersebut, Pemerintah sudah memperhatikannya. Dan tentunya tidak akan sampai menaikan harga rumah murah,” jelasnya usai Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Tim Kerja dari Kemenpera, Pekerjaan Umum, Departemen Perhubungan dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal yang membahas RAPBN 2014 di Gedung DPR/MPR, Jakarta (19/6). 

 

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya dengan mensiasatinya dengan meminimalisir kualitas finishing rumah seperti lantai, dinding dan lain-lain. “Tapi nanti di tahun depan kami akan memperhatikan atas lonjakan harga material. Sebenarnya kendala rumah murah ini sebenarnya adalah tanah bukan harga material bangunan. Kenaikan material itu kemungkinan hanya beton dan semen saja,” tandas Sri.  

 

Begitu dengan kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 6% dari sebelumnya 5,75% ternyata tidak pengaruhnya terhadap Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). “Tidak ada perubahan suku bunga FLPP karena kami sudah hitung sejak tahun lalu. Dan akhir tahun lalu sudah diputuskan dan sudah diprediksi kondisi sepanjang 2013 seperti apa,” ujar Sri. Jadi pemerintah semua sudah mengantisipasi. “Kami tidak akan goyang karena kenaikan suku bunga itu. Kecuali kenaikan suku bunga itu ekstrem,” tambah Sri.

 

Haryanto
Foto: Haryanto

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me