Pengembangan Proyek Baru, Motor Pertumbuhan Intiland

Big Banner

Apartemen 1Park Avenue, salah satu proyek residensial terbaru Intiland skala besar yang akan menjadi fokus utama pengembangan ke depan.

 

PT Intiland Development Tbk (Intiland) terus berupaya memperkuat fundamental usaha melalui berbagai strategi pertumbuhan.

 

Langkah Intiland dalam memperkuat fundamental usahanya itu, salah satunya ditempuh dengan mengembangkan proyek-proyek baru yang akan menjadi motor pertumbuhan di masa mendatang.

 

Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland mengatakan bahwa, kuatnya pondasi usaha perseroan selain ditopang oleh struktur keuangan yang sehat, pertumbuhan usaha dalam pengembangan proyek baru. “Kami optimistik Intiland akan tumbuh menjadi salah satu developer terbesar di Indonesia,” kata Archied, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan (RUPS).

 

Pada RUPS itu, pemegang saham menyetujui rencana manajemen untuk membagikan Rp51,83 miliar dari laba bersih sebagai deviden atau sebesar Rp5 per saham. Jumlah tersebut setara 28,57 persen dari total laba bersih tahun 2012. “Sebesar Rp2 miliar sebagai dana cadangan wajib perseroan dan sisanya akan dicatat sebagai laba ditahan,” kata Archied.

 

Menurut Archied, manajemen saat ini fokus pada upaya untuk meningkatkan nilai perusahaan dan nilai pemegang saham. Target tersebut ditempuh dengan cara meningkat kinerja usaha, baik dari sisi keuangan, operasional, maupun skala perusahaan.

 

Intiland memiliki lebih dari 25 proyek pengembangan yang berlokasi di sejumlah wilayah yang tersebar ke dalam empat segmen usaha yakni, kawasan perumahan, mixed use and high rise, kawasan industri, dan perhotelan.

 

Dari jumlah tersebut terdapat sekitar 15 proyek baru yang sudah dan segera dikembangkan dalam waktu dekat. Dari proyek-proyek baru itu, Intiland memiliki lima proyek mixed use and high rise skala besar yang akan menjadi fokus utama pengembangan ke depan.

 

Proyek-proyek ini yakni apartemen 1Park Avenue dan kawasan bisnis terpadu South Quarter di Jakarta Selatan, kawasan terpadu Aeropolis di dekat bandara internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, proyek Kebon Melati, di pusat bisnis Jakarta, dan Praxis di Surabaya.

 

Intiland merupakan salah satu pengembang properti dengan cadangan lahan terbesar yang luasnya mencapai 1.896,4 hektar. Land bank tersebut berada di sejumlah lokasi yang ada di sekitar Jakarta dan Surabaya.

 

Naskah : Dedy Mulyadi
Foto : Dedy Mulyadi

rumah123.com