2012, Alam Sutera Realty Fokus di 3 Proyek

Big Banner

Paparan publik tahunan yang dilakukan PT Alam Sutera Realty Tbk., di Serpong, Tangerang (14/6).

 

Proyek di Serpong, Pasar Kemis dan Bali menjadi fokus dari  PT Alam Sutera Realty, Tbk., di tahun ini.

 

Perusahaan pengembang properti PT Alam Sutera Realty, Tbk., mempersiapkan beberapa strategi di tahun 2012. Salah satunya fokus pada 3 proyeknya di Serpong, Pasar Kemis dan Bali.

 

Menurut Hendra Kurniawan, Corporate Secretary Corporate Finance, PT Alam Sutera Realty Tbk., perseroan menyiapkan dana Rp3,5 triliun hingga Rp4 triliun pada tahun ini untuk akuisisi lahan, proyek, serta pembangunan pusat perbelanjaan, gedung perkantoran dan apartemen di Alam Sutera Serpong.

 

“Dana Rp3,5 triliun hingga Rp4 triliun akan digunakan untuk akuisisi proyek dan pengembangan Rp1,4 triliun, akuisisi lahan sebesar Rp1,5 triliun hingga Rp1,8 triliun. Sementara dana tersebut berasal dari Rp1 triliun obligasi dan sisanya kas internal perusahaan,” jelasnya usai paparan publik tahunan PT Alam Sutera Realty, Tbk., minggu lalu (14/6).

 

Lebih lanjut Hendra mengungkapkan, pihaknya akan mulai pembangunan konstruksi mal, apartemen, dan gedung perkantoran di Alam Sutera Rp700 miliar. “Saat ini Alam Sutera dalam tahap akhir akuisisi proyek termasuk pengembangnya di Bali,” paparnya.   

 

Sementara untuk mengakuisisi lahan untuk perumahan di Pasar Kemis, perseroan akan mengalokasikan dana Rp1,5 triliun-Rp1,8 triliun. “Saat ini, harga rata-rata lahan di Pasar Kemis adalah Rp100.000 per meter persegi. Rencananya akan mengakuisisi lahan seluas 1.500 hektare-1.800 hektar,” imbuh Hendra.

 

Lalu, untuk proyek di Bali ungkap Hendra, sebelumnya perseroan telah memiliki lahan di Sanur. “Kami akan akuisisi satu pengembang dan proyeknya di sana. Pokoknya proyek besar, biaya akuisisi dan pengembangan tahap I saja nilainya hingga Rp1,4 triliun,” tambah Hendra. Selain itu, landbank yang dimiliki PT Alam Sutera Realty Tbk., ada di beberapa kawasan lainnya. Seperti di Cianjur, Cibitung dan Tanjung Pinang.     

 

Haryanto

Foto: Dedy Mulyadi

rumah123.com