Apartemen Strata Title : Pasar Melemah, Harga Menanjak

Big Banner

Harga apartemen strata title di Jakarta terus naik. Tahun ini, harga diperkirakan stabil. 

Bagai melesat di sela reruntuhan. Kira-kira, begitulah kiasan  pas tatkala kita memantau harga apartemen strata title (jual putus) di Jakarta dan kawasan sekitar belakangan ini. Betapa tidak, di tengah perlambatan pasar apartemen akibat kondisi ekonomi makro yang melemah, harga apartemen strata title di kawasan tersebut justru mendaki.

Riset pasar periode Februari tahun 2009 keluaran Colliers International Indonesia menguraikan hal tersebut. Di situ, disebutkan bahwa pasar apartemen strata title di Indonesia punya keunikan tersendiri. Saat pasar melemah, harga apartemen tersebut tak menurun–sejumlah apartemen strata title baru yang dibangun tatkala biaya konstruksi naik terpaksa menaikkan harga jual.
Riset pasar itu menjelaskan bahwa di kuartal keempat tahun 2008, harga apartemen strata title naik 2,4% ketimbang di kuartal ketiga (Q on Q/quarter on quarter). Sementara, kalau kuartal keempat tahun 2008 dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2007 (Y on Y/year on year), harga tersebut naik 4,4%.

Secara rata-rata, di kuartal keempat tahun 2008, harga apartemen strata title di angka Rp11 juta per m2.  Adapun kisaran harga yang dipetik adalah Rp5 juta per m2 sampai Rp27,8 juta per m2.

Dalam hal itu, apartemen strata title yang berlokasi di CBD (central business district) Jakarta memetik harga rata-rata Rp15,8 per m2. Diteropong secara Y on Y, apartemen di lokasi tersebut memetik kenaikan harga 3,9%.

Menurun Jauh
Riset Colliers International tersebut mengulas bahwa di tahun 2008, pertumbuhan Y on Y pasar apartemen di Jakarta dan kawasan sekitar hanya 17,5%. Padahal, di tahun 2007, pertumbuhan Y on Y yang digapai sebesar  37,3%–tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Sepanjang tahun 2008, total pasokan baru  apartemen strata title sebesar 10.000 unit. Dengan penambahan tersebut, di akhir tahun 2008, total pasokan apartemen strata title menjadi 67.377 unit; sepanjang tahun 2008, 21 proyek apartemen strata title baru tercatat masuk ke pasar. 

Sebelum itu, Colliers International memprediksi bahwa di tahun 2008, pasokan baru di angka 12.435 unit; di akhir tahun 2008, pasokan baru tersebut di angka 10.000 unit alias 81% dari prediksi tersebut. Penyebab penurunan tersebut yakni perlemahan kondisi ekonomi makro. Dalam hal ini, terkait kondisi persoalan pendanaan, proses konstruksi sejumlah proyek apartemen strata title ditunda 

Harga Bakal Stabil
Kemudian, kondisi ke depan kira-kira seperti apa? Kembali mengacu riset pasar Colliers International, dijelaskan bahwa di tahun 2009, tingkat penyerapan (take up rate) apartemen strata title akan turun ke kisaran 68%–di kuartal terakhir tahun 2008, angka tersebut di kisaran 72%-74%. Penyebab hal  itu yakni kondisi ekonomi global yang tak menentu serta situasi politik di Indonesia terkait Pemilihan Umum.

Terkait itu, diprediksikan bahwa kalangan investor properti—yang merupakan mayoritas konsumen apartemen—menunda pembelian. Sementara, pasokan apartemen strata title kian  berlimpah.

Mirip dengan itu, riset pasar yang belum lama dilansir PT Procon Indah memprediksi bahwa sektor kondominium (bisa disamakan dengan apartemen strata title—red.) di Jakarta dan kawasan sekitar melemah di tahun 2009. Tingkat penjualan diperkirakan turun 3% menjadi 92%; tingkat penjualan untuk kondominium yang telah eksis diprediksi stabil di 95%. “Kebijakan uang ketat dari perbankan yang diiringi pengetatan proses persetujuan kredit membuat peluncuran proyek kondominum baru dan penyerapannya berkurang,” ujar Associate Director Strategic Advisory Group PT Procon Indah, Utami Prastiana.

Soal harga? Ujar Utami ke media massa belum lama ini, harga kondominium diperkirakan stabil. Pengembang diperkirakan menawarkan sejumlah kemudahan,antara lain cara pembayaran yang lebih fleksibel.

Pemilik apartemen strata title agaknya tak perlu khawatir soal harga. ACHMAD ADHITO, D. RUSDIANTO ERAWAN/Foto : DEDY MULYADI 

Tabel

Total Pasokan Apartemen Strata Title di Jakarta Kuartal Keempat Tahun 2008
————————————————————————————————
Area                                Pasokan (Unit)                   Tingkat Take Up

———————————————————————————————–
CBD                                      16.011                              74,76%
Jakarta Selatan                     11.449                              72,06%
Non-CBD                               45.059                              74,03%
———————————————————————————————
Sumber: Riset Pasar Colliers International Indonesia

Pertumbuhan Harga Rata-rata Apartemen Strata Title di Jakarta Kuartal Keempat Tahun 2008 (Year on Year)
—————————————————————————————-
Area                                 Pertumbuhan Harga
——————————————————————————————
CBD                                       3,9%
Jakarta Selatan                      3,1%
Non-CBD                                3,0%
——————————————————————————-
Sumber: Riset Pasar Colliers International Indonesia

Foto : 1.Harga Apartemen Strata Title di Jakarta Justru Naik Saat Pasar Melemah.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me