Jakarta, Kota Terbaik Bisnis Properti Tahun Depan

Big Banner

Jakarta — Jakarta, dengan penduduk mencapai 10 juta orang diprediksi menjadi kota dengan prospek bisnis properti paling mengkilap di Asia Pasifik tahun depan. Itu berarti Jakarta, sebagai Ibu kota Indonesia akan melampaui kota-kota metropolitan lain seperti Hong Kong, Singapore dan Sydney. Demikian dikatakan PriceWaterhouseCoopers (PwC) dan Urban Land Institute yang berbasis di Washington.

Rekomendasi untuk membeli properti di Jakarta mungkin cukup mengherankan. Tapi menurut PriceWatershouseCoopers, pertumbuhan ekonomi Indonesia beberapa tahun terakhir nyatanya cukup mengesankan para investor internasional.

“Didorong oleh pengkatan permintaan dari perusahaan asing dan nasional, harga sewa perkantoran melonjak hingga 29 persen pada kuartal ketiga,” demikian pernyataan PwC seperti dimuat CNN, Kamis 6 Desember 2012.

Bill Hunt, Konsultan Bisnis Internasional dari perusahaan properti top Amerika Keller Williams mengakui cerahnya prospek bisnis properti Indonesia. “Terakhir kali saya ke Indonesia delapan tahun lalu. Saya lihat sekarang kondisinya jauh berbeda. Ada gedung-gedung baru dengan kesibukan yang mengisinya. Jakarta terutama, tampak sebagai kota yang sedang tumbuh,” ujarnya.

Posisi Jakarta dalam bisnis properti memang naik 10 peringkat dibanding tahun lalu. Meski, PwC memperingatkan agar para investor tetap berhati-hati. Sebabnya, negeri ini masih menghadapi masalah dengan sulitnya akses kredit bank. Selain itu, sengketa tanah juga masih jadi ancaman serius dalam bisnis ini.

Sementara, Shanghai sebagai pusat bisnis Cina berhasil mempertahankan posisi kedua dalam survei ini. Hanya saja, PwC menyebut, para ekspatriat secara umum tak terlalu berhasrat membeli properti di sana. Sebabnya: pasar properti di sana sudah terlalu mapan sehingga lebih sulit untuk timbuh lagi. Selain itu, kebijakan pemerintah Cina juga sedikit lebih tertutup untuk masuknya modal asing.

Singapore, yang tahun lalu ada di posisi puncak tahun ini merosot ke posisi tiga. PwC menyebut, ibu kota negeri Singa itu cukup berhasil menjaga stabilitas penawaran dan permintaan properti dari tahun ke tahun.

Inilah daftar 15 kota di Asia Pasifik yang mendapat predikat sebagai kota terbaik untuk bisnis properti:

1. Jakarta, Indonesia
2. Shanghai, Cina
3. Singapore, Singapura
4. Sydney, Australia
5. Kuala Lumpur, Malaysia
6. Bangkok, Thailand
7. Beijing, China
8. China–secondary cities (Chongqing, Tianjin, Shenyang)
9. Taipei, Taiwan
10. Melbourne, Australia
11. Hong Kong, China
12. Manila, Philippines
13. Tokyo, Japan
14. Seoul, South Korea
15. Guangzhou, China

Di posisi 13, prospek bisnis properti Tokyo turun peringkatnya dari “Baik” ke “Cukup”. Menurut PwC, hal itu terjadi juga pada kota-kota besar lain di Jepang. “Meski iklim investasi secara umum cukup baik, tapi investor merasakan betapa sulitnya mendapat kredir bank di sana.”

CNN | PINGIT ARIA

properti.tempo.co