Penjualan Klaster “Thames” Raup Rp 805 Miliar

Big Banner

SolusiProperti.com – PT Mitra Sindo Sukses, anak usaha PT Modernland Realty Tbk, meraih capaian gemilang dalam memasarkan klaster Thames di Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur. Pada peluncuran perdananya, Sabtu (18/10/2014), klaster Thames terjual 95 persen atau 518 unit dalam waktu 12 jam dengan nilai penjualan (marketing sales) sebesar Rp 805 miliar. 

Andy K. Natanael, Presiden Direktur PT Mitra Sindo Sukses, mengatakan antusiasme calon konsumen terhadap klaster tersebut cukup tinggi. Bahkan, pada saat agent gathering yang diikuti lebih dari 1.600 agen properti pada September lalu, Mitra Sindo menerima Nomor Urut Pendaftaran (NUP) calon pembeli total sebanyak 650.

 

Andy menuturkan, 600 NUP itu berasal dari konsumen umum sebelum diluncurkan. Adapun sisanya, 50 NUP, berasal dari konsumen klaster Mississippi yang dipasarkan sebelumnya dan kehabisan unit dengan uang tanda jadi yang tidak diambil.

 

“Sehingga pada kesempatan launching klaster ini mereka mendapatkan kesempatan untuk langsung memilih unit tanpa melalui proses pengundian,” ujar Andy.

 

Andy mengatakan, hal tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap para konsumen JGC. Padahal, rumah yang ditawarkan di klaster Thames hanya berjumlah 555 unit. 

 

“Kuota bagi konsumen yang langsung memilih unit sebanyak 50 NUP, sisanya 600 diundi hari ini,” ujar Andy. 

 

Adapun lokasi klaster Thames terletak di kawasan pengembangan tahap kedua River Garden (100 ha) JGC. Nantinya, kawasan River Garden akan terdiri atas 6 cluster. Klaster Thames terdiri atas dua sub-klaster, yakni South Cluster (6,6 hektar) di sisi kanan dan North Cluster (4,9 ha) di kiri boulevard utama klaster. Total rumah di dua sub klaster tersebut kurang lebih 600 unit. 

 

Rumah-rumah tersebut dipasarkan untuk segmen pasangan keluarga muda. Beberapa pilihan kavling terdiri dari tipe L 6A (2+1 kamar tidur) sampai tipe L10 (4+1 kamar tidur) dengan harga mulai Rp1,15 miliar per unit. 

 

“Harganya sudah naik dibanding harga rumah di Mississippi,” kata Andy. 

 

Dia menambahkan, dari total area 11,5 hektar, lahan yang dijual (saleable area) hanya 40 persen. Selebihnya, yang 60 persen, akan dimanfaatkan untuk RTH, infrastruktur, dan fasilitas pendukung klaster lainnya.

 

Andy menambahkan, kawasan Jakarta Timur kini mulai mendapat perhatian besar dari kalangan konsumen dan investor properti. Sudah saatnya Jakarta Timur berkembang dan harga propertinya terus terdongkrak naik.

 

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me