Awas Bahaya Kebakaran Mengintai!

Big Banner

Kebakaran bisa terjadi karena banyak hal, misalnya api dari kompor yang menyambar kain, api dari puntung rokok, bahkan arus pendek listrik. Di permukiman padat penduduk, satu rumah terbakar bisa menyebabkan ratusan rumah lain ikut terbakar. Meski sudah berhati-hati, bahaya kebakaran masih bisa mengintai Anda!

 Kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik umumnya terjadi karena instalasi tersebut tidak memadai. Misalnya, tidak menggunakan perlengkapan berstandar nasional, tidak mengikutsertakan pengaman, atau disambung tanpa keahlian khusus. Berbagai hal ini tidak mampu menanggulangi percikan api yang terjadi karena beban lebih penggunaan listrik, hubungan singkat listrik (arus pendek, atau korsleting), serta arus bocor pada bangunan atau peralatan.

Ironisnya, ketika musibah semacam ini terjadi, tidak jarang masyarakat pun menyalahkan PLN sebagai penyebab musibah tersebut. Menurut Vice President for Partner Retail Business Schneider Electric, Cin Cin Go, pemilik rumah pun punya porsi kesalahan tersendiri dalam terjadinya musibah tersebut. Terutama, jika menggunakan perangkat kelistrikan yang lebih murah, namun tidak berstandar nasional.

Cin Cin mengungkapkan bahwa ada berbagai kemungkinan skenario terjadinya kebakaran yang berhubungan dengan instalasi listrik. Salah satu kemungkinannya, adalah barang-barang yang digunakan dalam instalasi tersebut tidak ber-SNI atau berstandar nasional.

“Salah satu yang membuat kebakaran, misalnya membeli dan menggunakan kabel listrik tidak ber-SNI. Kabel dimasukkan ke dalam pipa, kemudian dimasukkan ke dalam tembok, terkena panas, dingin, dan akhirnya bisa hancur. Bisa terbakar,” ujarnya. Idealnya, setiap rumah memiliki MCB dan ELCB berstandar nasional. MCB atau Miniature Circuit Breaker merupakan perangkat yang berfungsi mencegah arus pendek. Ketika terjadi pemakaian berlebihan, MCB akan memastikan hubungan listrik terputus.

Sementara, ELCB atau Earth Leakage Circuit Breaker berfungsi mengamankan manusia dari arus bocor. Listrik bisa dikatakan bocor jika ada yang menghantarkannya keluar dari jaringan. Arus bocor mampu membuat orang tersengat listrik hingga tewas. Namun Anda juga harus hati-hati, pasalnya kini sudah beredar MCB dan ELBC tiruan dengan spesifikasi di bawah standar nasional. Bentuk MCB dan ELCB seharusnya sudah familiar. Keduanya berbentuk tidak jauh berbeda dari meteran yang disediakan PLN di setiap rumah penduduk. Hanya saja, baik MCB maupun ELCB biasanya diletakkan berderet di dalam rumah. Sebagian orang meletakkannya di lokasi-lokasi tersembunyi, seperti di belakang pintu atau di garasi.

Country President PT Schneider Electric Indonesia, Riyanto Mashan, mengatakan bahwa MCB dan ELCB berstandar nasional umumnya lebih berat dari tiruannya. Sayangnya, kini ada pula tiruan yang menggunakan pemberat agar makin sulit dibedakan dengan aslinya. Perbedaan harga dan tempat memperolehnya saja yang bisa Anda pertimbangkan.
Sumber: properti.kompas.com

ideaonline.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me