Pertama Kalinya Penjualan Properti Baru China Tembus USD1 Triliun

Big Banner

SolusiProperti.com – Ini merupakan sebuah pencapaian yang cukup pantastis bagi China untuk sektor properti. Penjualan rumah baru di China menembus angka USD1 triliun untuk pertama kalinya. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya permintaan hunian di negara ini, ditambah minimnya aturan soal properti. Sepanjang tahun 2013, total nilai dari penjualan rumah baru mencapai 6,8 triliun yuan, atau USD1,1 triliun (Rp12.130 triliun, kurs Rp12.130 per USD). 

Dilansir dari World Property Channel, Rabu (22/1/2014), nilai penjualan rumah baru ini tumbuh 27 persen dibandingkan tahun 2012. Pada tahun 2012, nilai penjualan rumah baru tercatat 5,4 triliun yuan. Harga rumah di Guangzhou dan Shenzhen sendiri naik sampai 20 persen pada Desember 2013 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara harga rumah di Shanghai naik 18 persen, dan Beijing naik 16 persen.

“Jelas, pasar real estat di China sangat hot,” jelas ekonom senior di Credit Agricole CIB, Dariusz Kowalzyk.

“Urbanisasi dan demand investasi faktor utama terjadinya kenaikan volume penjualan, sementara harga terus meningkat,” tambah dia. Di sisi lain, Pemerintah China sendiri terus berusaha untuk “mendinginkan” pasar properti yang hot tersebut. Mekanismenya diserahkan kepada pemerintahan kota masing-masing.

Alhasil, pemerintah kora Shanghai, Shenzhen dan Guangshou -kota yang mencatatkan harga properti termahal- sudah menjalankan pengetatan pasar properti. Caranya, down payment (DP) untuk pembelian rumah kedua melalui KPR minimal 70 persen dari harga rumah tersebut.[a.f]

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me