Pengembang Properti Bersiap Hadapi Kemungkinan Kenaikan Harga

Big Banner

Semarang – Sejumlah pengembang properti menyatakan siap menghadapi pelbagai kemungkinan seiring isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

“Jika harga BBM jadi dinaikkan, kami memprediksi akan berakibat pada kenaikan harga properti sekitar 10 persen,” kata Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jateng M.R. Priyanto di Semarang, Senin (1/9).

Menurut Priyanto, isu kenaikan harga BBM tersebut berakibat pada kenaikan penjualan rumah maupun properti lain pada pameran REI yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

“Ada kenaikan penjualan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan pameran sebelumnya, yaitu pada saat bulan puasa. Pada pameran kemarin, terjual 87 unit rumah dan apartemen, sedangkan pada pameran sebelumnya hanya sekitar 50 unit,” ujarnya.

Priyanto memprediksi kenaikan penjualan rumah maupun apartemen terjadi karena masyarakat mulai menyadari adanya kemungkinan terjadi kenaikan harga properti pada tahun depan.

“Kalau harga rumah, sekali naik tidak bisa diturunkan, jadi momen kenaikan harga sangat diperhatikan oleh masyarakat. Harga properti akan mengalami kenaikan jika harga bangunan dan tanah juga naik,” jelasnya.

Sementara itu, General Manajer Apartemen Candiland Semarang Agus Sudrajat mengatakan, kemungkinan kenaikan harga karena BBM sudah diperhitungkan sejak awal sehingga tidak akan berpengaruh terhadap penjualan.

“Kalaupun ada kenaikan harga karena BBM, kami sudah memprediksi sebesar 10-20 persen. Kami akan mengajukan estimasi harga sebesar itu kepada konsumen agar mereka tidak kaget dengan kenaikan harga yang tiba-tiba,” jelasnya.

Terlepas dari pengaruh kenaikan harga BBM, Agus mengatakan harga apartemen Candiland selalu mengalami kenaikan setiap tiga bulan sekali.

“Kenaikan ini memang karena apartemen merupakan investasi yang banyak diminati orang. Jadi, kami berupaya untuk memberikan penghargaan kepada investor pertama dengan melakukan kenaikan harga. Upaya ini kami lakukan agar tidak terjadi stagnant investment oleh para investor,” katanya.

Penulis: /NAD

Sumber:Antara

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me