Permintaan Kondotel Hak Milik di Bali Tertinggi

Big Banner

Jakarta – Permintaan kondominium hotel yang dibangun di atas lahan bersertifikat hak milik di Bali menjadi yang tertinggi dibandingkan beberapa kota di Indonesia. Hal ini ditopang atas rata-rata kenaikan harga jual tanah berkisar 100% per tahun.

“Mencari tanah dengan sertifikat hak milik di Bali sudah sangat sulit. Kalaupun ada, harganya sudah sangat mahal. Rata-rata kenaikan harga tanah hak milik di wilayah lokasi wisata Bali bisa mencapai 100% per tahun,” ujar GM Marketing Grand Orange Pandawa Beach Bali, Ratdi Gunawan, di Jakarta, Jumat (29/8).

Tingginya rata-rata kenaikan harga tanah bersertifikat hak milik, menurut dia, tentu berdampak positif terhadap properti yang dibangun di atas lahan tersebut.

Peningkatan rata-rata harga jual kondotel yang dibangun di atas lahan bersertifikat hak milik lebih tinggi dibandingkan kondotel yang dikembangkan di atas lahan bersertifikat hak pakai selama 30 tahun.

Selain ditopang atas kenaikan harga jual, Ratdi menuturkan, Pulau Dewata sebagai surga wisata domestik dan internasional menjadi pendukung selanjutnya.

“Kondotel yang dibangun di kawasan wisata tentu sangat menguntungkan, karena target pasarnya banyak, yaitu wisatawan domestik dan mancanegara,” tuturnya.

Jika target pasarnya besar, menurut dia, potensi okupansi kondotel tersebut pasti lebih tinggi ke depan. Sedangkan okupansi yang tinggi akan menghasilkan room rate tinggi dan akhirnya tingkat pengembalian (ROI) investasi kondotel tersebut pasti lebih baik.

Jika dibandingkan dengan investasi rumah toko (ruko) dan rumah, menurut Ratdi, tingkat keuntungan kondotel masih tertinggi. Tingkat sewa ruko berkisar 3-5% per tahun, apartemen sekitar 8-10%, dan kondotel berkisar 16% per tahun untuk dua tahun pertama.

Berbagai faktor tersebut, menurut Ratdi, menjadikan permintaan unit kondotel Grand Orange Pandawa Beach Bali tergolong tinggi atau telah terjual 80% dari total 129 unit.

Grand Orange Condotel dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 975 juta per unit. Kondotel yang dibangun di atas lahan bersertifikat hak milik ini dapat dibeli melalui pola angsuran 48 kali tanpa bunga.

Investor Daily

Penulis: HUT/FEB

Sumber:Investor Daily

beritasatu.com