Nyko Property Tawarkan Investasi di Melbourne

Big Banner

Jakarta – Konsultan properti Nyko Property yang berbasis di Australia, menawarkan sejumlah proyek properti di Melbourne Australia.

Unit yang ditawarkan apartemen, dan townhouse dengan harga 365.000-755.000 dolar Australia dengan target market 30-50 persen dari Indonesia.

Direktur Nyko Property Bill Nikolouzakis mengatakan, bisnis properti di Melbourne Australia masih sangat menjanjikan dengan memberikan keuntungan investasi. Apalagi di kawasan Melbourne, masih banyak warga Asia.

“Kota Melbourne itu sangat nyaman untuk tempat tinggal. Apalagi kota Melbourne ini juga banyak fasilitas pendidikan yang memadai,” kata Bill dalam acara Grand Launching properti Investment Melbourne, Australia di hotel Shanghri-la, Jakarta, Rabu (7/5).

Bill mengatakan, kondisi ekonomi Australia relatif aman, dan jauh dari gejolak ekonomi. Hal ini membuat Melbourne menjadi salah satu kota terbesar di Australia sekaligus cocok dijadikan peluang bisnis baru. “Harga properti terus mengalami kenaikkan setiap tahunnya,” kata dia.

Apalagi, Melbourne kerap dijadikan kegiatan berskala internasional mulai dari Motor GP dan ajang lainnya. “Melbourne itu merupakan kota terbaik dan nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.

Sementara itu General Manager Nyko Property Indonesia Gim Ginting mengatakan, saat ini pihaknya menawarkan dua apartemen dan lima townhose. Mulai dari Kingston Park Apartemen dengan 116 unit, Ascent St Kilda sebanyak 82 unit, Whitehorse Town Houses sebanyak tujuh unit, Winifred Town House sebanyak 10 unit dan properti lainnya.

“Harganya memang variasi, tetapi kami menggunakan harga dengan patokan dari tim penilai harga independen. Sehingga harga unit yang ditawarkan bisa terjangkau investor Indonesia,” kata Gim Ginting.

Menurut dia, salah satu kelebihan memiliki properti di Australia, terutama Melbourne adalah sistem strata title atau hak miliknya bisa seumur hidup. Berbeda dengan di Indonesia yang harus diperpanjang terus. “Ya kalau kita memiliki properti apartemen itu kita selamanya, seumur hidup tidak perlu diperpanjang lagi,” kata dia.

Investor Daily

Penulis: IMM/WBP

Sumber:Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me