Sejumlah Developer Garap Pusat Bisnis Sub Urban

Big Banner

Jakarta – Sejumlah pengembang disinyalir akan mengembangkan pusat bisnis (central business district/ CBD) di kawasan sub urban Jakarta. Keberhasilan satu pengembang akan diikuti pengembang lain

Menurut Office Sector Colliers International Indonesia Bagus Adhikusumo, pengembangan pusat bisnis di kawasan sub urban Jakarta menunjukkan semakin kuatnya pertumbuhan properti.

Terkait hal itu, lanjut Bagus, pengembang harus memiliki lahan cukup. Di Jakarta, sulit untuk mendapatkan lahan luas. “Oleh karenanya pengembang harus membangun di luar lokasi normal,” kata Bagus di Jakarta, Senin (7/4).

Berbeda dengan pusat bisnis di Jakarta, kata dia, kawasan pusat bisnis sub urban umumnya tidak terlalu luas. Kisaran luas pusat bisnis sub urban rata-rata 15 ribu sampai 20 ribu meter persegi.

“Luasan lahan biasanya tidak lebih dari 20 ribu meter persegi,” jelas Bagus.

Terdapat beberapa pertimbangan pengembangan pusat bisnis di kawasan sub urban. Yang paling utama, kata Bagus, adalah kemacetan di sekitar pusat bisnis Jakarta.

“Atas pertimbangan itu lah, pengembang membangun pusat bisnis di area sub urban, dengan unit-unit lengkap. Selain perkantoran, juga ada unit residensial dan komersial,” kata Bagus.

Penulis: PAM/FER

Sumber: Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me