Jasa Marga-Lippo Cikarang Resmikan Pengoperasian Gerbang Tol Cibatu

Big Banner

Jakarta – PT Jasa Marga Tbk (Persero) mulai mengoperasikan Gerbang Tol Cibatu yang terletak di KM 34+700 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan hasil kerja sama dengan PT Lippo Cikarang.

Pengoperasian Gerbang Tol Cibatu diresmikan oleh Direktor Operasional Jasa Marga Hasanuddin dan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Meow Chong Loh, di Kecamatan Cikarang Selatan, Bekasi, Sabtu (5/4).

Gerbang Tol Cibatu sepanjang sekitar 1,5 kilometer tersebut menghubungkan langsung Kawasan Lippo Cikarang, Jababeka, dan East Jakarta Industrial Park (EJIP).

“Gerbang tol ini diharapkan dapat membantu melayani lalu lintas di kawasan ini serta mengurangi beban arus kendaraan pada Gerbang Tol Cikarang Barat,” ujar Hasanuddin.

Pengoperasian ini berdasarkan Keputuan Menteri Pekerjaan Umum No. 175/KPTS/M/2014 tentang Perubahan Keputusan Menteri PU No 311/KPTS/M/2012 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Gerbang tol ini merupakan inisiasi dari Lippo dan Bupati Bekasi kemudian dilimpahkan kepada Kementerian PU dan disetujui, dan pengoperasiannya dijalankan oleh Jasa Marga.

“Kita tinggal mengoperasikannya saja, sementara biaya operasi dan perawatan (OM) hingga periode tertentu masih tetap ditanggung oleh Lippo Cikarang,” ujar Hasanuddin.

Ditargetkan kapasitas Gerbang Tol Cibatu tersebut dapat mencapai 28.000 kendaraan per hari.

Investasi Rp250 miliar

Sementara itu, Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Meow Chong Loh mengatakan biaya pembangunan Gerbang Tol Cibatu mencapai Rp250 miliar.

“Investasi tersebut bagian dari pengembangan kawasan Lippo Cikarang seluas 3.000 ha, yang meliputi kawasan industri Cikarang, residence, pusat perkantoran dan termasuk rencana membangun Central Business Distric (CBD) di wilayah ini,” ujar Meow Chong Loh.

Ia menjelaskan, dengan dibukanya Gerbang Tol Cibatu ini maka akan mengurangi beban biaya bagi para industri yang berada di kawasan ini, sedangkan bagi perkantoran dan permukiman yang ada bisa mengurangi kemacetan.

Gerbang tol Cibatu memiliki 9 gardu tol yang terdiri dari 4 gardu masuk (entrance) dalam komposisi 2 gardu multi golongan dan 2 gardu single (khusus Golongan 1, non bus/truk), dan 5 gardu keluar (exit) dengan komposisi 4 gardu multi golongan.

Selama ini gerbang tol Cikarang Barat sering terjadi antrean kendaraan baik yang menuju Jakarta atau bahkan yang meninggalkan Jakarta.

Sampai dengan akhir Desember 2013, rata-rata kendaraan yang melewati gerbang tol Cikarang Barat mencapai 50.663 kendaraan per hari.

Sehingga dengan dioperasikan gerbang tol ini diproyeksikan akan membantu mengurangi kepadatan transaksi lalu lintas di Cikarang Barat khususnya di ramp Cikarang Barat 3 (dari Jakarta) di pagi hari, dan ramp Cikarang Barat 5 (dari kawasan industri Lippo Cikarang) di sore hari.

Penulis: /FER

Sumber:Antara

beritasatu.com