Siapa Yang Patut Di Persalahkan Atas Semua Ini?

Big Banner

SolusiProperti.com – Yang namannya sebuah perumahan di Indonesia pasti tidak terlepas dari backlog yang terus meningkat setiap tahunnya. Alhasil negara, sebagai pembuat kebijakan mengenai perumahan rakyat saat ini telah kehilangan peranannya. Tidak hanya itu, masalah tanah, urbanisasi, banjir dan macet tidak lepas dari tanggung jawab negara. 

Sperti yang dilansir okzone.com, pengamat perumahan Universitas Indonesia Andrinof Chaniago mengatakan, “Banjir yang terjadi melanda Ibu Kota tak lepas dari kesalahan pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Rumah bisa tumbuh, tapi tanah tidak.”

Menurutnya, kebijakan perumahan di Indonesia ini sangat aneh dibanding negara berkembang lainnya. Di kota besar Asia lainnya seperti Taipei, Hong Kong, dan Tokyo, di sana tidak pernah ada kemacetan, perumahannya tertata. Padahal properti di negara-negara tersebut berkembang sangat pesat.

“Hal ini disebabkan karena jelasnya peran negara dalam persoalan perumahan,” ucapnya. Berdasarkan data Pusat Kajian Kebijakan Perumahan Rakyat (Pusperkim) Universitas Gadjah Mada, backlog saat ini sudah mencapai 15 juta, kekurangan rumah kita mencapai 700 hingga 800 ribu unit tiap tahunnya. Sedang pemerintah hanya mampu membangun tidak lebih dari 300 ribu rumah.[a.f]

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me