Masyarakat Berpenghasilan Rendah Masih Susah Miliki Rumah Murah

Big Banner

SolusiProperti.com –  Kalau kita sudah di hadapkan pada yang namanya persoalan perumahan, terlebih urusan perumahan murah, rasanya masih jauh dari harapan untuk terpenuhi dengan semestinya. Hingga sejauh ini, masalah perumahan seolah tak tersentuh maksimal sehingga angka backlog sebanyak 13,6 juta unit menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tidak pernah berkurang. Ibarat rapor, nilai untuk Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) masih merah. 

Hingga 12 September 2013, realisasi penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk KPR subsidi mencapai Rp 3,163 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membantu pembangunan 62.076 rumah. Padahal, dana FLPP tahun 2013 dianggarkan sebesar Rp 6,97 triliun atau setara dengan target penyaluran KPR sebanyak 121.000 rumah. Dengan kata lain, hingga paruh kedua tahun ini, Kemenpera baru menyalurkan 45,38 persen dari total anggaran dan 51,3 persen jumlah target pembangunan rumah. Bahkan, hingga masuk pertengahan Desember 2013, target KPR FLPP yang baru terealisasi hanya mencapai 72 persen.

Terkait hal itu, Deputi Pembiayaan Perumahan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Sri Hartoyo mengatakan, ada beberapa kendala yang menyebabkan penyerapan KPR FLPP cenderung lambat dan belum mencapai target. Walau demikian, Kemenpera tetap memandang positif bahwa program FLPP ke depan terus terlaksana. Pada 2014 mendatang, Kemenpera bahkan kembali merancang program ini dengan target 120.000 unit.

Kemenpera juga menyiapkan sekitar enam program untuk diwujudkan pada 2014 nanti. Lima program utama di antaranya terkait pengembangan kawasan, yaitu Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman, BSPK (Badan Stimulan Peningkatan Kualitas), Dana PSU (Prasarana, Sarana, Utilitas), DAK (Dana Alokasi Khusus), Pengembangan Kota Baru, dan Hunian Berimbang.[a.f]
 

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me