Ruang Kantor di Pinggir Jakarta Didominasi Investor

Big Banner

Kawasan Industri di Bekasi yang juga menyediakan ruang kantor untuk para tenant-nya.

 

 

Pasar perkantoran di pinggir Jakarta seperti Bekasi dan Serpong, belum menunjukkan lonjakan yang disebabkan oleh kebutuhan nyata. Jikalaupun ada pertumbuhan, ini lebih didominasi oleh keberadaan investor, yang berharap akan potensi pertumbuhan pasar di kawasan tersebut. Demikian disampaikan pengamat dari Coldwell Banker Commercial Meyriana Kesuma sebagaimana dikutip Bisnis Indonesia, di Jakarta hari ini. Ia mengatakan masing-masing lokasi memiliki potensi pertumbuhan yang bagus, jika pengembang mampu membentuk pasar.

 

Ia mengambil contoh di Bekasi. Di kawasan ini terdapat potensi permintaan dari perusahaan yang berhubungan dengan sektor industri. Beberapa industri besar yang telah memulai pengembangan di Bekasi mempunyai kebutuhan ruang kantor yang lebih dekat dengan ruang produksinya.

 

Di sisi lain, biasanya perusahaan tersebut sudah mempersiapkan ruang tersendiri yang tergabung di kawasan industri. Tidak terlalu banyak perusahaan yang akhirnya memilih untuk berkantor di gedung perkantoran. “Walaupun begitu, peluang pengembangan tetap bisa dilakukan misalnya dengan membuat klaster perkantoran yang ditujukan bagi perusahaan Jepang dan Korea. Bisa juga menawarkan ruang kantor pada usaha yang saat ini masih bertempat di ruko,” katanya.

 

Sementara di Serpong, dia menuturkan pasar sudah lebih terbentuk dibandingkan dengan di Bekasi, walaupun permintaan masih didominasi oleh investor. Pembentukan pasar di Serpong, usulnya, bisa diarahkan pada perusahaan asal Eropa atau usaha yang bergerak di bidang telekomunikasi.

 

“Pinggiran Jakarta ini masih harus bersaing dengan kawasan non-CBD seperti TB Simatupang atau area lainnya yang mempunyai keunggulan dari faktor kedekatan dengan pusat bisnis. Untuk menembus itu, harus bisa meng-create market,” ungkapnya. (***BI – Foto: Istimewa)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me