APBD DKI Diprioritaskan Untuk Penanganan Banjir

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang diajukan Pemprov DKI Jakarta ke  DPRD  mayoritas akan digunakan untuk penanggulangan banjir dan pembenahan jalan rusak. Anggaran yang diajukan sebesar Rp76,8 triliun.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefulah, fokus APBD 2015 di bidang pekerjaan umum (PU) itu  sesuai dengan arahan Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Poernama (Ahok). “Prioritasnya masih sama seperti tahun lalu untuk penanggulangan banjir. Jadi memang lebih besar dibandingkan pos pendidikan dan kesehatan,” ujarnya di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (5/11).

Banjir di Jakarta

Banjir di Jakarta

Saefullah tidak merinci besaran dan persentase untuk pos PU tersebut karena KUA-PPAS ini masih akan dibahas di DPRD. Saefullah menjamin untuk bidang kesehatan dan pendidikan tetap mendapat perhatian.  Pos lain yang mendapat prioritas adalah sektor transportasi.

Saefullah menjelaskan, yang termasuk dalam cakupan bidang pekerjaan umum adalah pembangunan infrastruktur dan rumah susun. Pembangunan rumah susun mendapat prioritas untuk menyediakan hunian bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. “Ini wajib karena menjadi syarat mendapatkan pinjaman Bank Dunia untuk proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI),” imbuhnya.

KUA-PPAS yang diserahkan ke DPRD bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan, dan pendapatan lain yang sah. Selain itu berasal dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) 2014 dan penerimaan daerah sebesar Rp7,2 triliun.

Editor: H. Prasojo

housing.estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me