Tahun 2015, Total Incar Kontrak Rp 3 Triliun

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Total Bangun Persada Tbk mengincar nilai kontrak tahun 2015 mendatang sebesar Rp 3 triliun. Nilai kontrak ini diharapkan berasal dari proyek-proyek apartemen, dan properti komersial perkantoran, dan hotel.

Presiden Direktur PT Total Bangun Persada Tbk., Janti Komadjaja, mengungkapkan rencana strategis perseroan kepada Kompas.com, Rabu (12/11/2014). 

“Nilai kontrak tersebut terbagi atas konfigurasi proyek swasta sebesar 90 persen dan 10 persen proyek pemerintah,” jelas Janti. 

Sementara target kontrak tahun ini senilai Rp 6 triliun dan sudah terealisasi hingga Oktober 2014 sekitar Rp 5 triliun. Nilai kontrak ini berasal dari 30 sampai 40 proyek berbagai jenis. Mulai apartemen, hotel, dan perkantoran. 

“Proyek terkecil senilai Rp 100 miliar, dan yang terbesar di atas Rp 2 triliun,” tandas Janti. 

Tingginya target nilai kontrak 2014 dibanding tahun depan, kata Janti, karena backlog (proyek yang belum terbangun) masih sangat banyak. Sementara sumber daya manusia kurang. Untuk diketahui, kata Janti, karyawan Total saat ini sebanyak 1.500 orang.

“Jumlah karyawan ini masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah proyek yang kami tangani. Kami berusaha meningkatkan jumlah tenaga kerja berketerampilan tinggi untuk merealisasikan proyek-proyek sepanjang 2014,” jelas Janti.

Total sendiri bulan ini baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan PT Metropolitan Kentjana Tbk sebagai kontraktor utama untuk apartemen Pondok Indah Residence dengan nilai konstruksi Rp 6 triliun.

Ke depan, lanjut Janti, sektor konstruksi Indonesia masih akan teerus tumbuh positif. Banyak proyek-proyek properti diluncurkan, terutama untuk hunian vertikal dan perkantoran. 

“Investasi global mengalir ke sini, dan Indonesia adalah dunia. dunianya ya di sini,” tandas Janti.

properti.kompas.com