Mahasiswa Bandung Ciptakan Rumah Modul Seharga Rp55 Juta

Big Banner

Empat orang mahasiswa dari Universitas Kristen Maranatha Bandung menyiapkan sebuah rumah modul yang layak huni bagi keluarga yang menginginkan rumah sendiri namun dengan dana terbatas. Untuk membangun rumah siap huni ini hanya diperlukan waktu pengerjaan dua hari saja. Hanya dengan bermodalkan Rp 55 juta, rumah ini pun siap ditempati.

Willy Tanjaya, Roi Milyardi, Franz Purnomo, dan Febrina Vienna Soulisa adalah dalang dibalik penggagas rumah modul murah tersebut. Rumah modul ini dirancang untuk siapa saja dan dimana saja yang dapat menyesuaikan dengan kondisi tertentu, seperti daerah-daerah rawan bencana dan kawasan kumuh.

“Mudah mendapatkan material bangunannya, bisa dibangun dengan cepat sehingga efektif dan efisien dalam pemanfaatan waktu serta yang penting adalah menjadi solusi bagi backlog rumah untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujar Yosafat Aji Pranata, selaku dosen pembimbing rumah modul tersebut, seperti informasi yang diterima oleh Rumahku.com.

Menurut Willy, salah satu mahasiswa yang menciptakan rumah modul ini, hanya dibutuhkan empat orang pekerja dan seorang mandor untuk menyelesaikan konstruksi rumah ini selama dua hari. Estimasi ini dapat tercapai dengan catatan kondisi cuaca dalam keadaan normal.

Ditambahkan Febrina, rumah modul yang berbahan pabrikan ini dapat dibongkar dan dipasang kembali mengikuti konsep tubuh rumah. Rumah masih dapat dikembangkan menjadi lebih luas, tergantung dengan seberapa banyak anggota keluarga di dalam rumah.

Penggunaan metiode pre-fabricated house ini dinilai dapat menghemat pengeluaran pembangunan yang lebih murah sebanyak 30 sampai 40 persen jika dibandingkan dengan rumah konvensional yang biasanya memakan waktu lebih dari tiga bulan.

Rumah modul ini berhasil meraih penghargaan sebagai Juara Harapan II di Indocement Awards 2014 untuk kategori Semen Tiga Roda Fabricated House Competition.
 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me