Tips Untuk Membuat Struktur Beton

Big Banner

SolusiProperti.com – Andai disuruh memilih, barangkali banyak orang lebih suka tinggal di rumah yang tidak bertingkat. Mau ke ruang manapun, tidak perlu capek-capek naik tangga. Tapi kalau lahan yang tersedia tidak mampu menampung ruang dibutuhkan, meningkatkan rumah tidak bisa dihindarkan.

 

Lazimnya perumahan di tengah kota, luas tanahnya tidak besar. Mau tak mau, rumah terpaksa menambah ruang secara vertikal agar bisa mengakomodasi semua kebutuhan akan ruang.

 

Untuk menambah luas lantai secara vertikal, Anda membutuhkan pelat lantai atau dikenal sebagai dak. Pembuatan dak dapat dilakukan dengan metode konvesional, yaitu menggunakan cor beton dan metode pabrikasi. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat atap dengan dak beton, seperti  berikut ini.

 

1. Pada beton pracetak, perhatikan proses pengeringannya. Setelah agak kering, permukaan harus selalu disiram air untuk mencegah kadungan air dalam beton menguap. Bila menguap, maka ikatan semen, koral, dan pasir tidak merekat dengan baik.

 

2. Sekalipun tampak datar, permukaan atap datar harus memiliki kemiringan agar air dapat mengalir. Oleh karena itu  saluran air hujan pada atap harus direncanakan dengan benar agar tidak terjadi genangan yang bisa menyebaban bocor atau rembes.

 

3. Karena atap beton terpapar matahari dan basah saat hujan, maka perlakuan waterproofing amat penting untuk perlindungan atap. [mal]
 

 

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me