e-KTP Berhenti Terbit, Masyarakat Dapat KTP Model Lama

Big Banner

Maraknya isu server e-KTP yang berada di luar negeri membuat Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo segera menghentikan pembuatan KTP elektronik. Meski demikian, penduduk yang sedang mengurus kartu identitas ini akan tetap dilayani dengan kebijakan menerbitkan KTP model lama. Pemerintah tetap melayani penerbitan hingga 15.000 KTP setiap hari.

Menurut Tjahjo, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak dapat dengan gegabah melakukan penghentian proses pelaksanaan e-KTP yang sudah berjalan. Dirinya beserta jajaran harus tetap melakukan koordinasi untuk memeriksa setiap kejanggalan yang terjadi pada proyek KTP elektronik tersebut. 

“Kami rapat internal dulu sebelum memutuskan penghentian KTP elektronik. Selain juga mendengar masukan dari para pakar, selain pihak-pihak terkait,” ujar Tjahjo.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima Rumahku.com, pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tidak membenarkan bahwa server e-KTP berada di luar negeri. Melalui Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT Hary Budiarto mengatakan, server tersebut berada di Indonesia, namun memang benar server merupakan buatan luar negeri. Menurutnya, hingga kini belum ada yang berhasil membuat server serupa di Indonesia. Bahkan perawatan server e-KTP masih dipasok dari luar negeri. 

Hary menambahkan, server utama e-KTP berada di Kemendagri di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Sedangkan server cadangan berada di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri di Kalibata, Jakarta Selatan, dan Batam, Kepulauan Riau.

“Jadi sama sekali tidak betul bahwa server ditempatkan di luar negeri. Semuanya berada di Indonesia,” jelas Hary.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me