DKI Bersiap Antisipasi Penanganan Banjir

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Sehari setelah dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok), langsung menginstruksikan jajarannya untuk bersiap mengantisipasi banjir yang mulai melanda beberapa wilayah Jakarta. Salah satu langkah yang akan dilakukan Pemprov adalah menganalisis permasalahan daerah rawan banjir untuk menentukan formulasi penanganan secara cepat dan tepat.

Ahok saat blusukan di bantaran Kali Ciliwung di Kebon Baru, Tebet, Jakarta

Ahok saat blusukan di bantaran Kali Ciliwung di Kebon Baru, Tebet, Jakarta

“Saya sudah minta Dinas Pekerjaa Umum (DPU) untuk segera menganalisis dan membuat data seluruh RW di Jakarta yang terancam banjir, biar penanganan kita bisa tepat dan cepat. Waktu blusukan kemarin juga saya lihat masih ada rumah pompa yang rusak atau nggak ada bahan bakarnya, saya sudah minta supaya itu semua diberesin,” kata Ahok di Balaikota, Kamis (20/11).

Pemprov DKI sudah meminta izin ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) untuk mengambil tindakan cepat dalam upaya penanganan banjir di Ibukota. Menurut Ahok, lambannya penanganan banjir di Jakarta selama ini disebabkan saling lempar tanggung jawab antara Pemprov dan Kementerian PU-Pera.

“Sekarang kita sudah sepakat, mana yang bisa kita masuk ya kita kerjakan, jangan sampai seperti dulu, kita mengerjakan di Jl TB Simatupang yang ambrol malah kita dimarah-marahin,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI  sebetulnya sudah mengetahui titik rawan banjir, tapi selama ini masing-masing instansi berjalan sendiri-sendiri. Menurut Ahok,  mulai sekarang hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi. Untuk mengantisipasi banjir pada 28 November mendatang Pemprov DKI juga akan mengadakan rapat pimpinan (Rapim).  Forum tersebut akan membahas laporan RW dan lurah yang wilayahnya rawan banjir. Seluruh langkah  antisipasi akan dikoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Kita sudah siapkan alat berat dan pompa mobile. Kalau ada bangunan yang menghalangi arus air akan segera dibongkar, yang tergenang bisa langsung disedot dengan pompa mobile. Kalau ada yang perlu di-sheet pile segera dikerjakan, pokoknya semuanya dipercepat,” tandasnya.

Editor: H. Prasojo

housing.estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me