Tekan Backlog Jadi 2,2 juta, Ini Target Kementerian

Big Banner

Rp 40 triliun dikhususkan untuk Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

 

 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sesuai dengan nawacita kabinet 2015, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan produktivitas dan daya saing. Menurut dia, rumah layak hini harusnya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sesuai dengan nawacita kabinet 2015, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan produktivitas dan daya saing  

 

“Sesuai dengan nawacita kabinet 2015, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan produktivitas dan daya saing,” ujar Basuki sambil menekankan, konsep perumahan sesungguhnya sama dengan hunian. Artinya, masyarakat tidak harus memiliki unit rumah, tapi setidaknya bisa menempati.

Strategi untuk mengatasi ketimpangan ini adalah mengandalkan subsidi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dengan kenaikan harga BBM, kemungkinan ada tambahan subsidi Rp 120 triliun. Dari angka tersebut, Rp 40 triliun dikhususkan untuk PU dan Pera.

“Untuk Pera-nya sendiri, masih dalam hitungan,” kata Basuki menutup (Foto: Deddy Mulyadi)

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me