BI Rate Menguat 7,75%

Big Banner

SolusiProperti.com – Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG), Selasa (18/11), Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acauan BI (BI Rate) 0,25% menjadi 7,75% setelah setahun bertahan di angka 7,5%.

Sebagai informasi, hingga pertengahan 2013, BI rate berada di titik terendah sepanjang sejarah, yakni 5,75%. BI rate naik menjadi 6% pada 13 Juni, kemudian secara bertahap naik menjadi 6,5% (11 Juli), 7% (29 Agustus), 7,25% (12 September), dan menjadi 7,5% (12 November 2013).

Secara teori, jika suku bunga naik 1%, maka pasar properti akan turun sekitar 5%. Artinya, dengan kenaikan 0,25% pasar properti akan turun hampir 1,25%.

Di sisi lain, suku bunga KPR umumnya memiliki margin sekitar 3% dari BI rate. Artinya, jika BI rate mencapai 7,75%, suku bunga KPR bakal berada di kisaran 10,75% – 11%. Dengan demikian, bunga KPR murah (single digit) tinggal mimpi.

Tiga Indikator
Setelah ajang pemilu dan pemilihan presiden yang membuat investasi properti mengendur, tahun ini juga diwarnai oleh beberapa momentum, seperti kenaikan tarif dasar listrik di awal Oktober, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi nyaris bersamaan dengan kenaikan BI rate, dan melemahnya Rupiah terhadap Dolar Amerika hingga menembus Rp12 ribu per Dolar.

Ketiga hal ini tentu saja akan mendongkrak kebutuhan pokok dan harga material bangunan. Jadi, jangan heran jika sejumlah pengembang akan ‘menyesuaikan’ harga produk propertinya.

Melihat indikator-indikator tersebut, konsumen dengan bujet terbatas—yang hanya mampu membeli dengan fasilitas KPR—tentu akan berfikir ulang untuk membeli properti saat ini. Pasalnya, suku bunga KPR yang diterapkan oleh bank akan naik.

Sementara itu, bagi Anda yang berkantong tebal dan memiliki simpanan uang tunai, tak ada alasan untuk menunda pembelian, karena harga properti di Indonesia—berbeda dengan di mancanegara—tidak pernah mengalami penurunan.

Pihak pengembang, di sisi lain, juga akan memberikan kemudahan bagi konsumen yang membeli dengan cara tunai keras, sebab pengembang tetap memerlukan pemasukan bagi kas mereka.

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me