Tawaran Investasi Rumah Tua di AS, Harga Mulai Rp 500 Juta

Big Banner

Jakarta -Berinvestasi di sektor properti saat ini masih menjanjikan karena harganya yang terus naik. Hal ini membuat properti dilirik banyak investor di dalam maupun luar negeri.

Ada satu konsep investasi properti yang menarik di Amerika Serikat (AS) khususnya di wilayah Atlanta. Di sana, konsep investasi properti yang sedang gencar dilakukan adalah dengan menjual hunian atau residence berupa rumah tapak atau landed house. Rumah-rumah ini merupakan bangunan-bangunan tua bahkan ada yang sudah dibangun sejak 1940-an. Tercatat usia hunian paling muda dibangun pada 2007.

Rumah-rumah ini merupakan rumah sitaan atau lelang dari para nasabah yang tidak sanggup membayar utang. Krisis tahun 2007-2008 yang sempat menerjang AS, membuat tingkat kredit macet tinggi. Dampaknya nasabah yang gagal bayar terpaksa harus melepas rumah mereka untuk disita bank.

Rumah-rumah inilah yang saat ini dijadikan lahan investasi. Harganya pun cukup terjangkau dan ditawarkan oleh agen-agen skala internasional.

“Banyak yang nggak bisa bayar jadi disita, jadi yang dibeli itu, rumah sitaan, rumah-rumah tua. Paling lama ada yang tahun 1940-an. Di sana bangunan dirawat. Jadi kalau beli di sana, diinspeksi dulu bangunannya. Jual rumah secondary, tapi masih utuh dan layak huni, harus dalam keadaan layak. Baru nanti diserahterimakan,” jelas Managing Director PT Xynergy Realty Indonesia Yosie Alansa saat ditemui detikFinance di acara International Property Expo, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Minggu (12/10/2014).

PT Xynergy Realty Indonesia merupakan perusahaan yang menawarkan peluang investasi perumahan di berbagai negara seperti AS, Australia, Singapura, Malaysia dan lainnya.

Ia menjelaskan, konsep investasi seperti ini lebih ditujukan kepada masyarakat yang punya banyak dolar. Daripada ditempatkan di deposito yang tingkat suku bunganya rendah, investasi di properti bisa jadi lebih menarik.Next

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me