Tips Menanam Bonsai

Big Banner

SolusiProperti.com – Siapa tak kenal Bonsai?, tanaman unik yang mini, dengan harga pantastis bisa melebihi tanaman yang 3x lebih besar dari padanya. Teknik sekaligus menanam, serta seni tanam yang biasa ditampilkan dalam taman – taman berkonsep Jepang ini cukup menarik perhatian setiap orang. Teknik, langkah, media tanam, serta cara praktis menanam dan menumbuhkan Bonsai pada kontainer melalui proses prunning pada akar, daun, dan batang.

Bonsai sering ditampilkan dalam beragam bentuk yang unik, bahkan menyerupai hewan, buah, tanaman lain, atau figur – figur tertentu. Bonsai sangat memungkinkan pemiliknya untuk berkreasi sedemikian rupa, sehingga dapat tercipta miniatur pohon dalam sebuah pot yang kecil. Namun, teknik Bonsai ini tidak mudah dalam penerapannya.

Sering kali, Bonsai tidak tumbuh sesuai dengan yang kita inginkan dikarenakan ada yang salah dalam tekniknya. Bahkan, sering ditemui Bonsai yang akarnya membusuk, layu, patah, dan masalah – masalah lain dikarenakan metode yang salah ini. Selain cukup rumit, berkreasi dengan Bonsai memang membutuhkan waktu yang lama agar hasilnya maksimal.

Tapi, kini ada cara praktis untuk menanam Bonsai. Meskipun cara ini cukup praktis dan instan, tetapi tetap mengedepankan unsur-unsur yang biasa ada pada Bonsai. Berikut ini langkah – langkah serta tips menumbuhkan Bonsai secara praktis dan instan.
Persiapkan Bahan dan alat:
1. Tanaman yang akan dijadikan Bonsai
2. Semak belukar
3. Kerikil atau batu – batuan yang biasa ditempatkan pada Aquarium
4. Alat pembabat
5. Kontainer
6. Semprotan air
Dan berikut ini Metode yang bisa anda lakukan:
1. Pilih tanaman yang tepat untuk dijadikan Bonsai
Tidak semua tanaman bisa dijadikan Bonsai. Maka, pilihlah jenis tanaman yang tepat misalnya, gardenia, hibiscus, camellia, cotoneaster, holly, azalea, boxwood, juniper, pyracantha dan rhaphiolepis.

2. Melakukan pembabata/pemotongan pada beberapa bagian, Sesuaikan bentuk dan ukuran Bonsai dengan kontainer sementara. Dan dalam melakukan pemotongan, kita mesti melihat batang pohon yang utama dan cermati struktur – struktur cabangnya. Bagian yang boleh diprunning hayalah bagian cabang tanaman.

3. Pindahkan Bonsai dari kontainer sementara
Setelah beberapa saat, pindahkan Bonsai dari kontainer sementara. Jangan paksakan tanah yang menempel pada untuk dilepaskan.

4. Prunning akar
Tak hanya cabang pohon saja yang melewati proses prunning. Akar Bonsai pun perlu juga diprunning dengan cara memotong akarnya hingga berkurang 2/3 dari ukuran normal. Di akhir proses ini, Anda akan mendapatkan akar Bonsai yang pendek.

Dan lakukan pemangkasan secara berkala, untuk tetap mempertahankan bentuk serta struktur tanaman bonsai tersebut. [mal]

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me