Inilah Alternatif Baru Hunian Apik

Big Banner

SolusiProperti.com – Siapa sangka, sebuah kontainer atau peti kemas yang biasa digunakan untuk mengangkut beraneka macam barang untuk aktifitas ekspor impor yang sering dijumpai di pelabuhan, dapat juga menjadi sebuah hunian yang nyaman untuk ditinggali.

Bahkan, di beberapa tempat, peti kemas yang wujud aslinya hanya berbentuk kotak persegi panjang itu, dapat dimodifikasi sedemikian ruap unik dan fungsional menjadi berbagai macam bentuk, seperti rumah, kantor, toko, klinik kesehatan, mini stasiun pengisian bahan bakar umum, maupun untuk sekolahan.

Konsep hunian yang diterapkan pada kontainer tersebut di luar negeri sudah jamak, begitu pun di beberapa lokasi di Indonesia, seperti Sekolah Master di Depok, restoran Ecobar di Kemang, klinik kesehatan di Malang, dan beberapa lainnya.

Menurut Adlul Mahbudi, Owner PT MJI Group, perusahaan spesialis modifikasi kontainer mengatakan rumah tinggal dari peti kemas dapat menjadi solusi yang tepat ditengah keterbatasan dana dan lahan masyarakat untuk membangun sebuah rumah, terutama di Jakarta.

“Selain pembuatannya mudah, cepat, murah, unik, juga sangat fleksibel untuk dapat dipindah-pindahkan lokasinya,”

Dia menerangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat hunian dari kontainer tersebut cukup terjangkau, mulai dari ukuran kecil sekitar Rp28 juta (jenis standar dry cargo), bahkan sampai seharga Rp500 juta, berbentuk driling lab, offshore container, control room yang di dalamnya sudah tersusun rapi sejumlah computer.

Bahan baku utamanya di dapatkannya dari perusahaan pelayaran luar negeri yang telah afkir atau tidak terpakai lagi ukuran 10, 20, dan 40 feet.

“Selain bahan baku, desain dibuat dengan ada penambahan glasswool sebagai penahan bising dan panas, lantai keramik atau vinyl, dinding polipaper lapis melamin, jendela sliding dengan pengaman, pintu utama, instalasi listrik, kanopi disetiap jendela, cat untuk kapal, dan lain-lain,” ujarnya.

Menurutnya beberapa hal lain juga bisa ditambahkan, seperti penggunaan air conditioner atau AC, toilet in (shower, kakus duduk, wastafel, kaca), emergency door, partisi terntentu, dan lainnya dengan biaya tersendiri.

“Proses pengerjaannya dari bentuk kotak peti kemas hingga berubah menjadi hunian tertentu, hanya memakan waktu sekitar 4 – 10 hari untuk tipe standar, dan paling lama 30 hari untuk tipe khusus, seperti laboratorium, klinik, driling unit, dan lain sebagainya,” ujar pria yang akrab disapa Dudi itu.

Menurutnya, sebagian besar kliennnya telah menyiapkan desain sendiri saat datang untuk dibuatkan. Akan tetapi pihaknya juga memiliki departemen yang khusus untuk mendesain guna membantu memudahkan konsumennya.

“Setiap unit modifikasi kontainer, mampu bertahan terhadap cuaca selama 5 – 10 tahun tanpa perawatan. Namun apabila dirawat dengan baik dapat bertahan sampai sekitar 20 tahun lebih,” ujarnya.

Hunian ini tidak memerlukan perawatan khusus, hanya di cat saja setiap 3-5 tahun sekali, apabila lokasinya cukup ekstrem, seperti jika digunakan untuk kantor diarea pertambangan.

PT MJI telah melayani pembuatan modifikasi kontainer lebih dari 300 unit untuk konsumen dari Aceh hingga Papua, baik permintaan perusahaan maupun perorangan.

solusiproperti.com