Curhat Penghuni Rusun, Dari Susah Parkir Hingga Lift Sering Mati

Big Banner

Jakarta -Berbagai keluhan pemilik atau penghuni rumah susun (rusun) terus bermunculan. Selain memasang tarif-tarif yang tinggi, pengelola/pengembang dianggap kerap lalai dalam hal pelayanan.

Seorang pembaca detikFinance berinisial ‘I’, menceritakan pengalamannya tinggal rusun/apartemen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Di apartemen ini, ia mengakui tak tersedia lahan parkir yang banyak. Dampaknya, para penghuni harus memarkirkan kendaraan roda empatnya sampai berhimpitan dengan kendaraan lain.

“Sehingga tidak jarang kita parkir paralel dan tidak ke bagian bahkan karena terlalu padatnya parkir di sini pasti bumper depan dan belakang saling beradu kadang penyok kadang lecet karena jalan menjadi kecil untuk dilalui,” keluh I dalam surat elektroniknya, Rabu (1/10/2014).

Selain persoalan parkiran yang terbatas, di lokasi apartemennya juga pengelola kerap mengabaikan kondisi fasilitas umum seperti pelayanan lift dan lainnya.

“Keluhan lain dari Kalibata, kadang lift mati fasilitas apartemen rusak jarang dibenarkan di fasiltas sauna dan fitness,” katanya.

Pembaca lainnya, ‘AA’ menceritakan pengalamannya tinggal di apartemen di Kawasan Karet Belakang (Karbela), di Jakarta demi dekat dengan tempat kerja. Sebagai penghuni, yang menyewa rusun, AA awalnya tak sadar terhadap biaya-biaya tagihan listrik, air, Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) yang mahal.

“Belum lagi service dari pengelola yang tidak memadai. Lift mati sampai sebulan dan listrik sering mati bila malam itu sudag menjadi hal yang biasa,” katanya.

Selain persoalan fasilitas yang mengecewakan, AA harus merasakan ketidaknyamanan tinggal di rusun dari aspek sosial. Ia termasuk yang tak beruntung karena satu lantai dengan para warga negara asing.

“Banyaknya imigran asal Afrika yang tinggal disana. Mereka saya lihat nggak ada pekerjaan. Yang jadi masalah, mereka sering bikin keributan antar sesama Afrika,” katanya.

Bagi Anda yang punya pengalaman tak menyenangkan tinggal di rusun terkait dengan pengembang, atau masalah lainnya. Anda bisa mengirimkan cerita ke redaksi@detikfinance.com, dengan subjek ‘rusun’.

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me