Ini Risiko Merenovasi Rumah Pasca Kenaikan Harga BBM

Big Banner

Biaya renovasi rumah pun diperkirakan membengkak hingga mencapai 20%

 

 

Kalau pengembang masih menunggu satu hingga dua bulan untuk mengetahui berapa besar kenaikan harga bahan bangunan yang akan mereka gunakan untuk menentukan kenaikan harga properti mereka, tidak demikian halnya dengan masyarakat biasa. Mereka yang pada musim hujan ini hendak merenovasi rumahnya, harus menghitung dengan baik karena akhir tahun ini bukan akhir tahun yang biasa.

 

Musim hujan dan kenaikan harga BBM terjadi di saat yang bersamaan sehingga biaya renovasi rumah pun diperkirakan membengkak hingga mencapai 20%. Anda pun harus merogoh kocek lebih dalam untuk membangun atau sekedar hanya merenovasi rumah.

 

Asep, seorang mandor bangunan di Kota Harapan Indah mengatakan, pemilik bangunan tempat ia dan para tukang bekerja saat ini sedang menghitung ulang anggaran padahal pekerjaan belum mencapai 50%. Tidak saja harga material yang merangkak naik, para tukang pun menaikkan upah mereka. Kalau sebelum kenaikan harga BBM, upah tukang per hari rata-rata Rp135.000, kini meningkat hingga rata-rata Rp150.000 per hari.

 

Harga bahan bangunan di Toko Bangunan Harapan Makmur, di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur menunjukkan telah terjadi kenaikan harga bahan bangunan di sana. Semen rata-rata naik Rp2.000 hingga Rp3.500. Bata merah yang sebelumnya dijual Rp450, kini sudah naik menjadi Rp500 per buah. Cat tembok rata-rata mengalami kenaikan hingga 3.500 per kilogram. (Foto: Istimewa)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me