Rotterdam Properti Optimis Masuk Bali

Big Banner

Apartemen yang terletak di kawasan Benoa, Bali ini dibanderol mulai dari Rp1 miliar-Rp2 miliar per unitnya

 

 

Siapa yang bisa memungkiri jika Bali menjadi salah satu hot spot properti di Indonesia selain Jakarta, Surabaya dan Bandung? Ya, itu bisa dilihat dari ramai-ramainya pengembang papan atas mengembangkan proyek mereka di sana. Di antara geliat pemain kakap, salah satu pemain baru yang percaya diri hadir di Bali adalah Rotterdam Properti. Mereka masuk dengan mengusung proyek kondotel mereka, ditengah persaingan kondotel yang sedang hangat-hangatnya di pulau itu.

 

Rotterdam Properti mengusung proyek Benoa Bay Sand di Tanjung Benoa, yang terdiri atas dua tower apartemen dan satu tower kondotel. “Apartemen ini kami bangun kerja sama dengan kredit konstruksi dari BTN di mana BTN mengucurkan dana Rp300 miliar untuk proyek ini. Sejak dipasarkan sejak beberapa bulan yang lalu, apartemen Benoa Bay sand sudah terjual sekira 30 persen dengan total omzet Rp1,2 triliun,” Kata CEO Rotterdam Properti, Nathalia Sunaidi di Jakarta hari ini.

 

Dua tower apartemen ini terdiri atas 700 unit, dan dikembangkan di atas lahan seluas 2,1 hektare (Ha). Harga apartemen ini dibanderol mulai dari Rp1 miliar-Rp2 miliar per unitnya. Untuk tahap ground breaking sendiri telah dilakukan pada November ini dan dijadwalkan rampung dalam tiga tahun ke depan.

 

Nathalia mengaku optimis proyeknya bisa bersaing dengan pengembang-pengembang yang lebih senior dan diterima oleh konsumen tidak hanya di Bali bahkan di luar Bali. “Kita optimis bersaing. Karena kita punya keunggulan-keunggulan. Dari segi konsep kita gunakan arsitek yang berpengalaman, sehingga produk kami beda dengan yang lain. Tidak cuma itu, apartemen ini kita pasarkan dengan sertifikat hak milik. Jadi itu kekuatan kita,” tutup dia. (Foto: Istimewa)

rumah123.com