Tanggapan Pengembang Terhadap Bisnis Properti 2015

Big Banner

Pada pemerintahan Joko Widodo–Jusuf Kalla, tidak sedikit kalangan yang memprediksi bahwa pertumbuhan industri properti pada 2015 akan mengalami kemunduran. Namun, beberapa pengembang mengutarakan pendapat berbeda. Mereka optimis untuk menghadapi apapun krisis yang mungkin terjadi.

“Pelaku bisnis properti sudah belajar dari era krisis dan era bertumbuh. Berdasarkan pengalaman saya, investasi properti tetap memberikan keuntungan paling tinggi saat ini,” ujar Muhammad Sulhan Fauzi, Direktur Utama PT Pancanaka Indonesia, seperti informasi yang diterima Rumahku.com

Jika di tahun ini, pertumbuhan properti turun, maka menurut Amrit Lakhiani, CEO Win Properties, pertumbuhan properti di 2015 akan berada dalam proses tahapan pemulihan di mana minat pembeli akan meningkat.

“Harga properti di Indonesia masih terhitung baik dan tidak akan mengalami penurunan seperti halnya yang terjadi di negara lain dikarenakan para pembeli properti di Indonesia masih cukup banyak yang tidak menggunakan fasilitas kredit perbankan sebagai sumber pembiayaan,” jelas Director of Residential Service Coldwell Banker Commercial, Fransiska Hendri. 

Walaupun banyak tantangan yang harus dihadapi para pengembang, salah satunya kenaikan harga BBM bersubsidi yang menyebabkan harga bahan bangunan naik dan ketakutan jika perkembangan industri properti menjadi lambat, optimisme tetap muncul karena melihat kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal juga bertambah naik

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me