Capex 2015 Meningkat Hampir 300 Persen, Saham PTPP Waspadai Koreksi

Big Banner

PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) menganggarkan dana belanja modal (capex) untuk 2015 sebesar Rp 1,8 triliun dimana meningkat sekitar 286,26% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 466 miliar dengan adanya pembagian ke sektor property sebesar Rp 800 miliar. Dimana sumber pendanaan tersebut berasal dari kas internal sebesar 50% atau sebesar Rp 900 miliar serta sisanya diperoleh dari dana eksternal baik dari pinjaman perbankan maupun penerbitan surat utang.

PTPP tahun depan akan membidik proyek terbaru seperti jalan tol pelabuhan, property serta proyek lain nya, dengan demikian perseroan akan menaikan target perolehan kontrak baru sekitar 25% atau sebesar Rp. 27,5 triliun dimana pencapaian pada tahun ini mencapai sekitar Rp. 22 triliun. Target proyek tersebut terdiri dari proyek untuk pemerintah yang naik sekitar 35% serta target untuk proyek BUMN dan Swasta naik sekitar 35%.

Secara kinerja laporan keuangan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk mampu mendapatkan laba usaha sebesar Rp 70,16 miliar dimana naik sekitar 22% dari periode sama tahun 2013 yaitu sebesar Rp 575,47 miliar dengan total order book hingga akhir oktober 2014 mencapai Rp 36 triliun yang terdiri dari kontrak baru sebesar Rp. 14,19 triliun serta carry over sebesar Rp 21,93 triliun .

Secara fundamental jika dibandingkan dengan perusahaan yang sama seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang bergerak pada industri konstruksi pembangunan secara kinerja laporan keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk lebih baik dari pada kinerja laporan keuangan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk jika dilihat dari indikator Sales Growth, Gross Profit Growth, Operating Profit Margin, Market Capital, EPS, ROA serta ROE.

Secara perbandingan dalam kinerja laporan keuangan dengan indikator Sales Growth PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebesar 7.61% sedangkan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 8.75% , indikator Gross Profit Growth PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebesar 912.3B % sedangkan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 939.5B , indikator Operating Profit Margin PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebesar 9.01% sedangkan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 9.59% , indikator Market Capital PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebesar 14527B sedangkan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 18540B , indikator EPS PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebesar 80.0X sedangkan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 87.04X , indicator ROA PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebesar 3.03% sedangkan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 3.56% serta indicator ROE PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebesar 17.42% sedangkan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 11.08% .

Menilik dari lantai bursa perdagangan Selasa (25/11/14) saham PTPP dibuka pada kisaran   Rp 3.020 dan ditutup di 2.990 dalam kisaran harga Rp 2.990 – Rp 3.020 dengan total volume perdagangan sebesar 6,76 juta lot saham.

Menurut analyst Vibiz Research Center secara analisis teknikal pergerakan harga saham PTPP pada perdagangan kemarin ditutup melemah dan jika dilihat selama satu pekan kemarin pergerakan harga saham PTPP mengalami penguatan secara konsisten, jika dilihat dari alat bantu indicator MACD serta Stochastic.

Perlu waspadai akan titik jenuh pada pergerakan harga saham PTPP yang disebabkan harga saham PTPP telah mencapai posisi tertinggi dan dikahwatirkan akan adanya koreksi secara teknikal dengan mendekati level support terdekat pada kisaran harga Rp 2.960 dengan level resistancenya pada kisaran harga Rp 3.065 .

 

 

 

Hendri / Equity Analyst at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens

 

 

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me